Pilpres 2024
Jateng dan Yogyakarta Wilayah Krusial Pilpres 2024, Upaya Pemenangan Bakal Dipimpin Langsung Gibran
Gibran disebut akan terjun langsung ke gelanggang, membuat tim Koalisi Indonesia Maju, Relawan, Tim Kampanye Nasional dan Daerah semakin bersemangat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bakal-calon-wakil-presiden-cawapres-Gibran-Rakabuming-Raka.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta disebut sebagai satu di antara provinsi paling krusial dalam Pilpres 2024.
Demikian menurut Relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ). Relawan tersebut hingga kini terus bekerja memenangkan capres cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran di lapangan.
Ketua DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Supriyanto mengatakan dengan dua provinsi krusial menjadi salah satu target kemenangan, maka upaya pemenangan akan dipimpin langsung oleh Gibran Rakabuming Raka sebagai Panglima Pemenangan sekaligus Cawapres.
Baca juga: Alasan Prabowo-Gibran Pilih Kerja Dibanding Pergi Kampanye: Jangan Sampai Ganggu Tugas Layani Rakyat
Baca juga: Anies Baswedan Bakal Cari Pendanaan Alternatif untuk Transisi Energi jika Nanti Jadi Presiden
Diketahui, selama ini Jawa Tengah merupakan kandang PDIP atau sering disebut kandang banteng.
Gibran disebut akan terjun langsung ke gelanggang yang akan membuat tim Koalisi Indonesia Maju, Relawan, Tim Kampanye Nasional dan Daerah semakin bersemangat.
"Sangat besar peluangnya menang di Jawa Tengah dan DIY jika dilihat dari kecenderungan adanya trend naiknya elektabilitas Prabowo Gibran di wilayah ini. Jika nantinya perolehan suara Prabowo Gibran diatas 50 persen di Jateng DIY maka dampaknya akan sangat besar kemenangan secara nasional satu putaran" kata Supriyanto kepada wartawan, Rabu (28/11/2023).
Wakil Komandan Relawan (Team Golf) Tim Kampanye Nasional Prabowo Gibran ini menjelaskan, dalam sejarahnya pilpres yang diikuti tiga pasangan calon dapat diselesaikan satu putaran pada Pilpres 2009.
Saat itu, partai pemenang di Pemilu Legislatif di Jateng dan DIY ini tidak berhasil menang pada Pemilu Presiden di wilayah tersebut.
"Mengapa? Sebab tulang punggungnya hanya dari basis dukungan satu partai saja, maka perolehan suara pilpres 2009 tidak berbeda jauh dengan perolehan suara partai di pemilu legislatif sekitar hanya 30 persen saja," kata dia.
“Realitas yang ada sekarang ini masyarakat Jateng dan DIY masih banyak menyukai Pak Jokowi dan puas dengan kinerja pemerintah, indikatornya angka approval rating di Jateng DIY ini tinggi sekali mencapai 85 persen. Jika kita lihat data pemilu 2019 kemarin perolehan suara Jokowi di Jateng 80 persen dan DIY 70 persen,” papar Supriyanto.
Baca juga: KPU Gorontalo Perbolehkan Kampus Jadi Lokasi Kampanye, Begini Syaratnya
Apalagi, lanjut Supriyanto, figur personal Prabowo yang gemoy dan Gibran yang muda energik rajin blusukan mudah berkomunikasi dengan siapa saja ternyata mendapat sambutan meriah dan apresiasi di kalangan masyarakat dan terutama anak-anak muda milenial dan gen Z yang menjadi pemilih terbesar dalam Pemilu 20024.
“Beliau ini paham dengan kultur Jawa yang meskipun diserang dihujat dilecehkan tetapi tidak marah dengan baper ngomel nyinyir dan balik menyerang seperti pihak lain, tetapi ngalah dan ngalih saja ini sangat njawani banget dan malah berkesan bagi masyarakat Jawa yang cinta damai menyukai harmoni dalam kehidupan,” urai Supriyanto.
Lebih lanjut, soal isu dinasti politik, dia meyakini akan meredup dengan sendirinya seiring dimulainya masa kampanye Pileg dan Pilpres.