Pilpres 2024
Alasan Prabowo-Gibran Pilih Kerja Dibanding Pergi Kampanye: Jangan Sampai Ganggu Tugas Layani Rakyat
Prabowo-Gibran tak mengambil cuti di hari pertama kampanye Pilpres 2024 dan tetap bekerja seperti biasanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-dan-Gibran-Rakabuming-Raka-8899.jpg)
TRIBUNGORONTALO - Calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tak mengambil cuti di hari pertama masa kampanye Pilpres 2024.
Prabowo-Gibran diketahui masih menjalani tugasnya sesuai jabatan yang mereka emban, yaitu Menteri Pertahanan untuk Prabowo, dan Wali Kota Solo untuk Gibran.
Keduanya belum melakukan kampanye secara langsung pada hari pertama kemarin, Selasa (28/11/2023).
Baca juga: Adu Kuat Tokoh Daerah Tim Pemenangan Capres Anies Vs Prabowo Vs Ganjar di Provinsi Gorontalo
Baca juga: Daftar Tim Kampanye Prabowo- Gibran di Kabupaten Kota Provinsi Gorontalo
Prabowo mengawali kampanye perdananya dengan menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Total, Prabowo memberikan uang senilai Rp5 miliar yang diberikan kepada Palestina yang sedang mengalami bencana kemanusiaan usai diserang Israel.
Uang itu diberikan langsung oleh Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani kepada Direktur Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban atau YPSP, Ahed Abu Al-Atta pada Selasa (28/11).
"Dalam kesempatan ini memang pemberian bantuan sebesar Rp5 miliar tunai yang sudah kita realisasikan, dan akan dilanjutkan dengan baik dalam bentuk bantuan langsung, tidak langsung, baik kepada NGO maupun kepada pemerintah dari Palestina itu sendiri," kata Rosan dalam konferensi pers di Media Center Prabowo-Gibran di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan.
Menurut Rosan, pemberian bantuan kemanusiaan ini sebagai bentuk komitmen Prabowo kepada Palestina jika terpilih menjadi Presiden 2024. Apalagi, kekinian sudah banyak korban jiwa dalam agresi militer Israel tersebut.
"Beliau ingin memberikan bantuan, langsung dari pribadi beliau kepada, terutama korban anak kecil, kemudian korban ibu-ibu, kemudian juga kebutuhan mereka dalam, agar bisa bertahan dari pangan dan lain-lain," katanya.
Rosan menambahkan dukungan Prabowo kepada Palestina bukan hanya kali ini saja. Baru-baru ini, Menteri Pertahanan RI itu juga mengirimkan rumah sakit terapung ke Gaza.
"Jadi tidak akan berhenti di sini pemberian yang sifatnya memperjuangkan dan juga meneruskan bantuan-bantuan baik sifatnya kemanusiaan dan lain-lain. Jadi ini terus akan berjalan dan Inilah komitmen yang sangat kuat dari pasangan Pak Prabowo dan juga mas Gibran," katanya.
Prabowo di hari pertama kampanye juga sempat mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.
Baca juga: Sekretariat TKN Pemilih Muda Prabowo-Gibran Dekat Markas PDIP, Arief Rosyid: Gak Usah Panik Lah
Sementara Gibran masih berkantor di Balaikota Solo.
"Enggak (kampanye), ngantor biasa saja nggih," kata Gibran, di Balai Kota Solo, Selasa (28/11).
Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Aminuddin Ma'ruf mengatakan keduanya tidak mengambil cuti kampanye untuk hari pertama.
"Capres-Cawapres Prabowo-Gibran di hari pertama tidak mengambil cuti kampanye," ujar Amin.
Menurut Sekretaris Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, Prabowo dan Gibran hanya akan mengajukan cuti 2 kali seminggu selama masa kampanye.
Nusron menyebut Prabowo dan Gibran akan menjalankan tugas pemerintahan seperti biasa sebagai Menteri Pertahanan dan Wali Kota Solo.
"Pertama, beliau sudah memutuskan akan tetap menjadi Menteri Pertahanan dan Wali Kota dan hanya cuti maksimal 1 minggu 2 kali," kata Nusron.
Nusron mengatakan Prabowo dan Gibran akan bekerja seperti biasanya selama 5 hari kerja.
Prabowo-Gibran maksimal hanya akan cuti 2 kali seminggu untuk kampanye kecuali ada hal mendesak.
Baca juga: Elektabilitas Prabowo-Gibran Tinggi Jelang Pilpres 2024 Versi Survei LSN, Ini yang Jadi Alasannya
"Jadi satu minggu ada 5 hari kerja jadi maksimal akan cuti 2 itu pun maksimal kecuali ada hal mendesak yang tidak bisa dihindari contoh tiba-tiba panggilan KPU pada hari kerja yang bersangkutan kapasitasnya sebagai paslon tentu
harus cuti," ujarnya.
Nusron mengatakan Prabowo dan Gibran masih pejabat aktif. Prabowo dan Gibran, kata Nusron, tidak ingin tugas pertahanan negara dan pelayanan masyarakat terganggu karena jadwal kampanye.
"Jangan sampai karena jadwal kampanye tugas pertahanan negara dan pelayanan masyarakat menjadi terganggu itu jadi kata kunci kenapa pada hari ini Pak Prabowo dan Mas Gibran tidak memanfaatkan dan mengambil hak untuk kampanye dan hak untuk cuti lebih memilih melaksanakan tugas dalam pemerintahan melayani rakyat dan mengurus negara," ujarnya. (tribun network/igm/dod)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo-Gibran Milih Kerja Dibanding Jalani Kampanye Langsung ke Lapangan, Ini Alasannya