Pilpres 2024

Elektabilitas Prabowo-Gibran Tinggi Jelang Pilpres 2024 Versi Survei LSN, Ini yang Jadi Alasannya

Terbaru, survei dari Lembaga Survei Nasional (LSN) yang dirilis Jumat, 24 November 2023 menunjukan elektabilitas Prabowo-Gibran makin menguat.

Editor: Ananda Putri Octaviani
Tribunnews/JEPRIMA
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menunjukkan nomor urut 2 saat pengambilan nomor urut Capres dan Cawapres 2024 di halaman Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023). Terbaru, survei dari Lembaga Survei Nasional (LSN) yang dirilis Jumat, 24 November 2023 menunjukan elektabilitas Prabowo-Gibran makin menguat. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terus menguat di sejumlah survei. 

Terbaru, survei dari Lembaga Survei Nasional (LSN) yang dirilis pada Jumat, 24 November 2023 kemarin juga menunjukan hasil demikian. 

Prabowo-Gibran unggul dibanding dua pasangan calon lainnya yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. 

Baca juga: Sederet Nama Artis di Barisan Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud

"Trend elektabilitas Prabowo-Gibran terus menguat, sementara elektabilitas Ganjar-Mahfud semakin menyusut." 

"Sedangkan elektabilitas Anies-Cak Imin mulai menunjukkan perkembangan positif dalam sebulan terakhir," kata Direktur Eksekutif LSN, Gema Nusantara Bakry dalam rilisnya. 

Berdasarkan analisis LSN, setidaknya ada lima faktor yang mempengaruhi Prabowo-Gibran akhir-akhir ini mendominasi elektabilitas dari sejumlah survei. 

 

 

Baca juga: Prabowo-Gibran hingga Ganjar-Mahfud Yakin Menang Satu Putaran, Pengamat: Sangat Naif

1. Faktor Jokowi Effect 

Pertama adalah faktor dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi Effect. 

Meski Jokowi tak memberikan sikapnya yang jelas soal arah dukungannya, namun LSN menilai publik meyakini bahwa endorsement dan approval diberikan ke Prabowo-Gibran.

"Karena tingkat kepuasan publik alias approval rating Presiden Jokowi masih sangat tinggi maka pasangan mana yang dipersepsikan publik di-endorse dan didukung Jokowi niscaya akan memperoleh bonus elektabilitas," ujarnya. 

"Badai isu, serangan dan tuduhan negatif yang dialamatkan ke Jokowi terbukti tidak terlalu menggerus tingkat kepuasan publik terhadap Presiden RI ke-7 itu," lanjutnya. 

2. Soliditas Koalisi KIM

Kedua, yakni, pengaruh dari soliditas para koalisi pengusung Prabowo-Gibran. 

Prabowo-Gibran saat ini disebut-sebut memiliki koalisi pendukung yang kuat, seiring bergabungnya Partai Demokrat. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved