Berita Kota Gorontalo
107 Siswa SMA di Kota Gorontalo Ikut Perekaman e-KTP
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dukcapil Provinsi Gorontalo, Amran Pahrun
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-perekaman-E-KTP-oleh-Dukcapil-Provinsi-dan-Kota-Gorontalo-di-SMAN-1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sebanyak 107 siswa SMA dan SMK di Kota Gorontalo dilakukan perekaman data diri untuk e-KTP
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dukcapil Provinsi Gorontalo, Amran Pahrun mengatakan, bahwa perekaman E-KTP bagi siswa siswi SMA Gorontalo itu untuk kebutuhan sebagai pemilih pada pemilu 2024 mendatang.
Sebanyak 107 pelajar dari beberapa SMA di Kota Gorontalo mengikuti perekaman e-KTP di SMAN 1 Gorontalo, Selasa (28/11/2023).
"Untuk hari ini kami lakukan percepatan dalam perekaman E-KTP bagi warga yang berumur 16 - 17 tahun. Kami fokusnya di sekolah ini, dan ada beberapa pelajar dari sekolah lainnya," ujar Amran.
Pihaknya menemukan ada beberapa siswa yang berdomisili di luar Kota Gorontalo.
Namun begitu, tetap melakukan perekaman tersebut. Sebab, sistem perekaman saat ini sudah menggunakan jalur online.
Sehingga, data perekaman sudah bisa tersambung dengan pangkalan data yang berada di kabupaten maupun kota.
"Semuanya insyaallah kita rekam dan kita layani, sampai target terpenuhi," imbuhnya.
Menurut Amran, untuk perekaman E-KTP, Provinsi Gorontalo saat ini telah mencapai target Nasional di atas 99,4 persen.
Kemudian, untuk perekaman E-KTP pemilih pemula dari 27.000, pihaknya tinggal merekam 3.000 lebih warga yang rata-rata berumur 16 - 17 tahun.
"Khusus untuk perekaman pemilih pemula, dari kurang lebih 27 ribuan, kita sisa merekam 3 ribuan," jelasnya.
Katanya masih tersisa 3 ribuan lebih perekaman, pihaknya sampai menjemput bola untuk terjun langsung ke sekolah-sekolah yang ada di Gorontalo.
Perekaman bagi pelajar SMA itu, kata Amran, bisa langsung dicetak E-KTP nya. Namun bagi pelajar yang masih berumur 16 tahun, pihaknya nanti akan memberikan E-KTP nya di tahun depan atau sudah cukup di umur 17 tahun.
"Untuk siswa yang berumur 16 tahun nanti tahun depan kami berikan E-KTP nya, namun yang sudah berumur 17 tahun kami berikan langsung. Cuman ini kita tidak membawa alat printnya. Jika sudah dibutuhkan maka bisa mengambil langsung di Dukcapil terdekat," pungkasnya. (*)