Viral Nasional
Pria Ngaku TNI Teror Wanita Pujaan Gara-gara Sakit Hati Cintanya Ditolak
Melalui media sosial, Alya curhat soal dirinya yang diteror seorang pria yang dikenalnya di media sosial (medsos).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Alyani-Syifa-21.jpg)
Namun, Wahyu berkelit dan terdiam beberapa saat ketika ditanya lebih lanjut soal pangkat dan area kerjanya.
"Raider berapa? tanya Alya.
"Emang perlu tahu? Raider 514," jawab Wahyu.
Sebelumnya, Wahyu juga pernah mengaku hal serupa.
Baca juga: Kronologi Kebakaran Kantor Koperasi di Desa Tabumela Gorontalo
Kepada Alya, Wahyu mengaku ia ditugaskan di Gunung Sindur, Bogor.
"Katanya, awal dia dinas di Gunung Sindur, kemudian pindah. Sebelum ke Semarang, dia pernah ikut ke Papua."
"Terus karena ada insiden, dia dipulangin ke Surabaya, kemudian dinas ke Semarang," ungkap Syifa.
Sementara itu, saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Wahyu mengurai alasannya nekat melakukan orderan fiktif tersebut kepada Alya.
Wahyu melakukan itu lantaran sakit hati kepada Alya.
Namun, rasa sakit hati itu bukan karena cintanya ditolak oleh Alya.
"Aku sakit hati, enggak (bukan karena cintanya ditolak Alya)," kata Wahyu saat dihubungi lewat WhatsApp.
Bukan kepada Alya, Wahyu mengaku kesal dengan ibunda Alya.
Hal itu membuat emosi Wahyu memuncak hingga nekat melakukan teror berupa order fiktif makanan yang ditujukan ke rumah Alya.
"(Aku) sakit hati sama ibunya (Alya)," terang Wahyu.
Wahyu menuturkan, perkenalannya dengan Alya terjadi pada Februari 2023 lalu.