Kebakaran SMAN 4 Gorontalo
Penjelasan Polisi Terkait Penyebab Kebakaran SMAN 4 Kota Gorontalo
Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kompol Leonardo Widharta mengatakan pihaknya beserta tim Inafis baru melakukan penyelidikan terkait kronologi serta p
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Polresta Gorontalo Kota selidiki penyebab kebakaran yang melanda SMAN 4 Kota Gorontalo.
Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kompol Leonardo Widharta mengatakan pihaknya beserta tim Inafis baru melakukan penyelidikan terkait kronologi serta penyebab kebakaran.
"Kami Satreskrim Polresta Gorontalo Kota mendatangi sebuah TKP yang mana ada terjadi kebakaran yang terjadi pada Senin 20 November 2023 sekitar pukul 21.15 Wita,” kata Leo. Selasa 21/11/2023
Pihaknya baru melakukan olah TKP dikarenakan kondisi apa yang masih cukup besar pada saat itu serta menunggu pendinginan TKP yang mengalami kebakaran.
“Kita baru bisa melakukan olah TKP karena api juga baru padam sekitar jam 01.40 dini hari jadi sementara kita datang dari inafis untuk melakukan olah TKP” jelas Kasat Reskrim
pihaknya pun masih mengidentifikasi baik penyebab kebakaran serta sumber api yang menghanguskan sedikitnya 7 ruang di lantai dua.
“Kronologinya ibunya datang niat ke sekolah untuk isi absen sekolah lalu disusul dengan datangnya pak Wilson tetapi parkir kendaraan setelah dia parkir kendaraan dia melihat ada api itu berasal dari kelas 10 di lantai 2 posisinya berdekatan dengan kantin lalu pak Wilson bergegas untuk mencari apar dan memanggil warga sekitar untuk membantu memadamkan api,”beber Leonardo.
Pihaknya pun belum membeberkan terkait hasil olah TKP serta fakta-fakta dalam olah TKP “Untuk dugaan sementara kita belum bisa pastikan ini apakah karena arus pendek atau apa,” katanya
Ujian Sudah Dekat, Siswa SMAN 4 Kota Gorontalo Belajar Daring dari Rumah
Kepala Sekolah SMAN 4 Gorontalo, Syaiful Bialangi, mengatakan mereka meminta para siswa tetap belajar seperti biasa.
“Kami sudah minta petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo terkait dengan siswa untuk kegiatan belajar mengajar secara daring," ujarnya.
"Karena persiapan ujian semester nanti sehingga anak anak tetap diberikan kegiatan belajar mengajar,” imbuhnya.
Terdapat tujuh ruangan mengalami kerusakan serius akibat kebakaran yang terjadi pada Senin malam 20/11.
Ke tujuh ruangan itu antaranya empat ruang belajar, satu perpustakaan, satu laboratorium fisika, dan satu laboratorium biologi.
“Untuk kegiatan daring ini sampai selesai pemeriksaan kepolisian, kemudian kita akan meminta untuk memastikan layak bagunan ini digunakan,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kasat-Reskrim-Polresta-Gorontalo-Kompol-Leonardo-Widharta-8888.jpg)