Dunia Kampus
HMJ Bahasa Inggris UNG Gorontalo Buka Layanan Curhat untuk Mahasiswa soal Kuliah hingga Finansial
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Gorontalo, kreasikan layanan curhat untuk mahasiswa.
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Gorontalo, kreasikan layanan curhat untuk mahasiswa.
Bidang Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa HMJ Pendidikan Bahasa Inggris, membuka layanan serupa konseling yang bernama Layanan Advokasi Care.
Ketua Bidang Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa HMJ Bahasa Inggris, Rahmat Aditya Mahmud, mengatakan inovasi ini merupakan upaya merangkul mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang memiliki permasalahan kesehatan mental dan kekerasan seksual.
“Layanan ini sebagai wadah menampung aspirasi mahasiswa seperti curhat masalah perkuliahan, masalah mental health, masalah finansial,” jelas Rahmat kepada TribunGorontalo.com, Kamis (15/11/2023).
Bahkan, lanjut Rahmat, melalui layanan ini, pihak mereka juga menerima aspirasi mahasiswa mengenai fasilitas dan sarana prasarana Fakultas, dan hal-hal serupa.
Layanan Advokasi Care dibuka dengan dua metode yakni, langsung dan tidak langsung.
“Mahasiswa bisa menyampaikan keluhan atau curhatannya baik secara langsung kepada pengurus bidang advokasi atau melalui kotak advokasi yang disediakan di depan Sekretariat HMJ Pendidikan Bahasa Inggris,” terang Rahmat.
Baca juga: 10 Cara Menghindari Penipuan Phishing, Jangan Biarkan Diri Anda jadi Korban
Menurut Rahmat, Layanan Advokasi Care ini mulai berproses. Sudah ada beberapa mahasiswa yang memanfaatkan ruang ini untuk bercerita tentang masalah tertentu.
“Kami sangat bersemangat dalam mengelola layanan ini. Sudah ada beberapa yang datang, di antaranya membagikan cerita tentang pengalaman kekerasan seksual yang ia alami dari orang terdekat, juga ada yang curhat tentang kondisi finansialnya,” ungkap Rahmat.
Rahmat mengatakan, ia dan rekan-rekannya sangat berharap program ini dapat menjadi langkah kecil yang bisa meminimalisir kasus kesehatan mental dan kekerasan seksual di kalangan Mahasiswa, lebih jauh di kalangan Masyarakat Gorontalo.
Layanan Advokasi Care rupanya merupakan salah satu output nyata dari kegiatan Sharing Session yang digelar beberapa hari sebelumnya oleh HMJ Pendidikan Bahasa Inggris, UNG.
Kegiatan tersebut digelar di Ruangan Teater Lantai 3, Fakultas Sastra dan Budaya, UNG, Jumat (3/11/2023) kemarin.
Dihadiri oleh mahasiswa aktif jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UNG Angkatan 2021, 2022, dan 2023, sharing session dilaksanakan dalam dua sesi.
Sesuai tajuk yang diangkat, sesi pertama membahas tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, oleh Lia Amalia, Ketua Tim Satgas PPKS (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual) UNG, juga Dosen Aktif di Jurusan Kesehatan Masyarakat UNG.
Sementara untuk sesi kedua tentang kesehatan mental,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mahasiswa-HMJ-Bahasa-Inggris-UNG-Gorontalo.jpg)