PEMPROV GORONTALO
Fima tak Mau Leha-leha Pasca Jadi Bunda Paud Terbaik Nasional: Kita Masih Banyak PR
Ia menyebut dirinya masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yang harus dilakukan, salah satunya adalah terus meningkatkan gerakan transisi PAUD ke SD yang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fima-Agustina-bersama-peserta-didik-dari-TK-Telkom-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Fima Agustina, Bunda PAUD Provinsi Gorontalo, tak mau leha-leha meski baru mendapat penghargaan sebagai Bunda Paud terbaik tingkat Nasional kategori Wiyata Dharma Utama.
Istri Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya itu menyebut dirinya masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yang harus dilakukan, salah satunya adalah terus meningkatkan gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.
“Kita tidak boleh sebatas dengan kebanggaan ini, ini hanyalah simbol. Artinya masih banyak PR kita, apalagi sebagai orang tua,” jelas Fima melalui laporan tertulis kepada TribunGorontalo.com, Rabu (15/11/2023)
Kata dia, visi misi pemerintah itu adalah tidak memaksakan anak-anak belajar tidak sesuai dengan usia perkembangan.
Menurut Fima, dua minggu ketika anak menginjak masa SD adalah waktu yang penting.
Periode dua minggu ini, meliputi tiga hari pertama untuk masa pengenalan lingkungan belajar dan tujuh hari lainnya adalah proses kegiatan pembelajaran untuk asesmen awal.
“Insya Allah kita akan ke guru-guru SD awal, karena hasil monev saat turun ke sekolah kemarin, masih ada sekolah yang belum mempraktekkan pengenalan dua minggu pertama," katanya.
Karena itu, inilah yang menjadi PR dia untuk memberikan edukasi atau juga punishment ke sekolah yang tidak menegakkan aturan tersebut.
Fima mengungkapkan bahwa ke depannya, mereka akan turun lagi ke sekolah-sekolah dasar untuk memberikan edukasi terkait gerakan transisi ini.
Ia ingin memastikan bahwa semua sekolah dasar di Gorontalo menerapkan gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.
Fima juga menyampaikan rasa bahagianya kepada seluruh stakeholder terkait atas penghargaan yang ia terima.
Baginya, penghargaan ini merupakan hasil kerja sama baik dari Bunda Paud Provinsi, TP. PKK, Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, sekolah-sekolah yang terlibat, serta seluruh pihak yang telah ikut andil dalam gerakan tersebut.
“Saya luar biasa terharu atas penerimaan ini. Tentu saja ini adalah prestasi kita semua, di mana kita Provinsi Gorontalo bersama dua provinsi lainnya, masuk dalam 3 kategori penerima penghargaan terbaik ini,” tuturnya.(*)