Senin, 23 Maret 2026

Parade Foto

Foto Kondisi Terkini Danau Limboto Gorontalo saat Musim Kemarau, Kini Masuk Daftar Danau Kritis

Danau Limboto adalah danau terbesar di Gorontalo yang menjadi penampungan terakhir dari lima sungai besar dan 23 anak sungai di Provinsi Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Foto Kondisi Terkini Danau Limboto Gorontalo saat Musim Kemarau, Kini Masuk Daftar Danau Kritis
TRIBUNGORONTALO/ALDI PONGE
Kondisi terkini Danau Limboto Gorontalo yang terjadi pendangkalan karena musim kemarau berkepanjangan 

TRIBUNGORONTALO.COM - Berikut foto-foto kondisi terkini Danau Limboto Gorontalo yang mulai mengalami kekeringan.  

Amatan TribunGorontalo, terjadi penurunan debit air di Danau Limboto akibat kemarau berkepanjangan dalam beberapa bulan terakhir.

Hal ini terlihat di sekeliling danau, air sudah surut hingga puluhan meter ke tengah danau. Tepian danau sudah mulai tumbuh rerumputan.

Kondisi ini dijadikan warga mencari rumput makanan ternak bahkan mengikat sapi di lokasi tersebut.

"Dulu airnya sampai dekat tanggul ini, tapi tidak hujan sudah beberapa bulan jadi (air) berkurang," kata Maulana Zalila (34) warga Kota Gorontalo.

Dia khawatir air danau akan semakin berkurang jika musim kemarau berkepanjangan. 

Diketahui, Danau Limboto adalah danau terbesar di Gorontalo yang menjadi penampungan terakhir dari lima sungai besar dan 23 anak sungai di Provinsi Gorontalo.

Danau Limboto masuk dalam daftar danau prioritas nasional berdasarkan Perpres Nomor 60 Tahun 2021 tentang 15 danau kritis di Indonesia

Penyusutan luas lahan Danau Limboto menjadikannya masuk danau kritis di Indonesia.

Luas Danau Limboto 7.000 hektare dengan tingkat kedalaman 30 meter pada tahun 1931.

Kini luas Danau Limboto hanya mencapai 3.334, 11 ha dengan kedalaman hanya mencapai 2,5 meter saja.

Danau Limboto mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dari sungai lain ke Danau Limboto.

Selain itu pendangkalan jadi penyebab Danau Limboto masuk ke dalam daftar danau kritis. Itu akibat kerusakan di area hulu Daerah Aliran Sungai.

Eceng gondok pun menjadi penyebab Danau Limboto masuk dalam daftar danau kritis di Indonesia.

Pemerintah pun terus menggalakkan revitalisasi Danau Limboto sejak 2012 lalu. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved