Wisata Gorontalo
Tiang Asmaul Husna, Ikon Baru Desa Wisata Religius di Pohuwato Gorontalo
"Ini adalah wujud kecintaan kami terhadap Islam dan Falsafah Gorontalo," kata Armin Tangahu, Ketua BPD Buntulia, kepada tribungorontalo, Sabtu (4/11/2
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa -- Desa Buntulia, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, semakin gencar mengembangkan potensi wisata religiusnya.
Salah satu upayanya adalah dengan membangun tiang-tiang bertuliskan Asmaul Husna di sepanjang trotoar jalan menuju Kecamatan Taluduyunu.
Tiang-tiang tersebut dibangun oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Buntulia bekerja sama dengan seluruh lapisan aparat desa dan tokoh agama.
"Ini adalah wujud kecintaan kami terhadap Islam dan Falsafah Gorontalo," kata Armin Tangahu, Ketua BPD Buntulia, kepada tribungorontalo, Sabtu (4/11/2023).
Falsafah Gorontalo yang dimaksud adalah "Adat Bersendikan Sara dan Sara Bersendikan Kitabullah".
Menurut Armin, tiang-tiang Asmaul Husna tersebut diharapkan dapat menjadi ikon baru Desa Wisata Religius Buntulia.
"Kami berharap ini bisa membawa berkah besar bagi desa kami," ujar Armin.
Melfin Anwar, seorang pedagang warung di Desa Buntulia, menyambut baik pembangunan tiang-tiang Asmaul Husna tersebut.
"Saya senang karena 100 lafadz Asmul Huzna ini akan menjadi icon tersendiri bagi desa kami," kata Melfin.
Melfin berharap, pembangunan tiang-tiang Asmaul Husna ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Desa Buntulia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-11-04_Tiang-Asmaul-Husna-di-Kecamatan-Duhiadaa.jpg)