Liga Peduli Persigo
Ketua Asprov PSSI Lahmudin Hambali : Liga Peduli Persigo Bangkitkan Animo Sepak Bola di Gorontalo
Liga Peduli Persigo itu merupakan olahraga yang positif. Dan bisa mempererat tali silaturahmi antara mantan pemain yang pernah membela Persigo pada za
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Liga-Peduli-Persigo-788999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo, Lahmudin Hambali menyebut Liga Peduli Persigo bisa bangkitkan kembali animo sepak bola di Gorontalo.
Menurut Lahmudin, Liga Peduli Persigo itu merupakan olahraga yang positif an bisa mempererat tali silaturahmi antara mantan pemain yang pernah membela Persigo pada zamannya.
"Saya kira ini kegiatan positif yang perlu diapresiasi," ujar Lahmudin melalui sambungan telepon kepada TribubGorontalo.com, Sabtu (28/10/2023).
Liga Peduli Persigo itu merupakan event sepak bola di Kota Gorontalo yang rata-rata pemainnya berumur 40 tahunan ke atas.
Pemainnya juga merupakan mantan dari pemain Persigo yang pernah mengharumkan nama Gorontalo di kanca Nasional.
Kendati begitu, bagi Lahmudin, untuk membangkitkan animo persepakbolaan Gorontalo tak perlu mengenal umur.
Namun, bisa dibangkitkan dari semua lini, baik dari segi angkatan hingga seluruh elemen masyarakat.
"Liga Peduli Persigo ini juga bisa menjaga kekompakan pecinta sepak bola di Provinsi Gorontalo," imbuhnya.
Ketua Asprov PSSI itu juga turut mengapresiasi pihak penyelenggara turnamen.
Sebab, adanya event tersebut bisa mempererat tali silaturahmi antara pelaku kepentingan maupun para pecinta sepak bola di Gorontalo.
"Insyaallah event sepak bola seperti ini kedepannya bisa tetap berjalan sesuai dengan harapan kita semua," jelasnya.
Lahmudin juga menjelaskan, bahwa di Provinsi Gorontalo saat ini banyak menyelenggarakan pertandingan sepak bola.
Baik dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten kota banyak pertandingan sepak bola digelar.
Pertandingan seperti itu, kata Lahmudin, bisa membangkitkan gairah sepak bola di Gorontalo.
"Di semua daerah di Gorontalo, baik tingkat desa hingga kecamatan itu semua menyelenggarakan pertandingan sepak bola. Ini sungguh luar biasa," pungkasnya. (*)