BOLA
Gara-gara Masalah Keuangan, Everton Terancam Degradasi dari Liga Premier ke Championship
Klub asal Merseyside tersebut direkomendasikan untuk menerima hukuman "sangat berat" oleh Liga Premier, yang dapat berupa pengurangan poin hingga 12 p
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba

TRIBUNGORONTALO.COM -- Everton terancam degradasi ke Championship setelah didakwa melakukan pelanggaran Financial Fair Play (FFP).
Klub asal Merseyside tersebut direkomendasikan untuk menerima hukuman "sangat berat" oleh Liga Premier, yang dapat berupa pengurangan poin hingga 12 poin.
Everton didakwa telah mencatat kerugian sebesar £371,8 juta selama tiga tahun terakhir.
Jumlah tersebut melebihi batas maksimal kerugian yang diperbolehkan oleh Liga Premier, yaitu £105 juta.
Sebuah komisi independen saat ini sedang menyelidiki kasus Everton dan akan mengumumkan hasilnya akhir tahun ini.
Jika terbukti bersalah, Everton akan menghadapi tantangan berat untuk menghindari degradasi.
Pada musim lalu, Everton nyaris terdegradasi dan saat ini duduk di peringkat 16 klasemen, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi.
Pengurangan poin yang signifikan akan membuat Everton semakin sulit untuk bertahan di Premier League.
Kisah ini terjadi pada saat Everton berada di tengah-tengah pengambilalihan oleh perusahaan investasi AS, 777 partner.
Pemilik Farhad Moshiri telah setuju untuk menjual 94,4 persen sahamnya, tetapi ada keraguan apakah kesepakatan itu akan dilanjutkan.(*)