DPRD Provinsi Gorontalo
Dibangun Sejak 2014, DPRD Provinsi Sebut Jalan Lingkar Gorontalo Selesai April 2024
Hal ini disampaikan oleh Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, usai melakukan kunjungan ke proyek tersebut.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pembangunan jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) atau jalan lingkar Gorontalo dipastikan selesai pada April 2024.
Hal ini disampaikan oleh Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, usai melakukan kunjungan ke proyek tersebut.
"Kunjungan kita hari ini memastikan bahwa GORR ini akan selesai di April 2024 menurut keterangan LPP-PK," ujar Thomas.
Thomas mengatakan, pihaknya melakukan kunjungan tersebut untuk memastikan proses pengerjaan jalan GORR berjalan lancar dan sesuai target.
"Kita di bawah terik matahari harus datang ke sini agar kita yakin betul bahwa ini akan selesai," lanjutnya.
Menurut Thomas, faktor cuaca di Provinsi Gorontalo sangat membantu kelancaran proses pembangunan jalan ini. Jika terjadi hujan, maka pengerjaan akan tertunda. Namun, cuaca di Gorontalo yang jarang hujan, membuat proses pengerjaan bisa berjalan dengan lancar.
"Dari semua keterangan yang kami kumpulkan, insya Allah ini akan selesai di 2024 dan kita akan usahakan untuk ditambah anggarannya bersama-sama dengan balai ke Kementerian PUPR," jelasnya.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Gorontalo, Ringgo Radetyo, mengatakan bahwa selama proses pengerjaan jalan GORR ini tidak terjadi kendala-kendala yang signifikan.
"Secara asumsi tidak ada kendala, lahannya juga ini sudah dibebaskan oleh pemda," ujarnya.
Dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, Jalan GORR membentang sepanjang 46,2 km menghubungkan antara Bandar Udara Jalaluddin dengan Pelabuhan Gorontalo yang sekaligus terhubung dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi Kota Gorontalo sebagai Ibu Kota Provinsi.
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan konektivitas antar kawasan diperlukan agar mobilitas logistik (barang dan jasa) dan manusia lebih efisien.
"Dengan pembangunan GORR ini, kita ingin melihat Kota Gorontalo yang lebih kompetitif maju ke depannya. Mampu mengantisipasi arah perkembangan kota dan mewadahi ruang untuk tumbuhnya ekonomi kota" kata Jubir Endra.
Pembangunan jalan GORR merupakan salahsatu jalan nasional non-tol (tidak berbayar) yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo secara bertahap sejak 2014 yang terbagi dalam 3 Segmen.
Menurut Kepala BPJN Gorontalo, Agung Sutardjo, Segmen I dikerjakan sepanjang 15,7 km dengan menyisakan pekerjaan jalan belum tersambung sepanjang 1,47 km dan jembatan di STA 7+700-8+500.
Pada 2023 ini, penyelesaian Segmen I tengah dikerjakan untuk memenuhi spesifikasi lebar lajur 12 meter sepanjang 1,05 km serta pembangunan jembatan sepanjang 296 meter.
Anggaran penyelesaian Segmen I dialokasikan pada tahun 2022-2024 senilai Rp285 miliar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-10-23_Potret-Jalan-Lingkar-Gorontal.jpg)