Nilai Ganti Rugi Lokasi Tambang Emas Pohuwato, Gubernur Gorontalo: Dinegosiasikan
Nilai ganti rugi disepakati akan dinegosiasikan antara pemilik lokasi dengan PT. Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT. Puncak Emas Tani Sejahtera (
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-tambang-Emas-Pohuwato-yang-dikelola-PT-PETS.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, berhasil memediasi permasalahan nilai ganti rugi yang menjadi salah satu tuntutan penambang di Kabupaten Pohuwato.
Nilai ganti rugi disepakati akan dinegosiasikan antara pemilik lokasi dengan PT. Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT. Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS).
“Ada saran ke saya untuk menetapkan nilai ganti rugi, tetapi itu tidak bisa dilakukan karena banyak pertimbangan untuk menentukannya. Kita juga tidak menentukan batas nilai bawah dan atasnya," jelas Penjagub Ismail pada sosialisasi ganti rugi di Hotel Sunrise Marisa, Kabupaten Pohuwato, Rabu (18/10/2023).
Kata dia, jika ditetapkan nominal minimum dan maksimum, nanti akan ada yang protes.
"Oleh karena itu kita sepakat nilai ganti rugi dinegosiasikan antara pemilik lokasi dengan pihak perusahaan,” katanya.
Ismail menegaskan, pemerintah maupun perusahan tidak menetapkan nilai ganti rugi secara sepihak.
Besarannya tergantung kesepakatan atau hasil negosiasi antara pemilik lahan dengan perusahaan setelah dilakukan verifikasi lapangan ke setiap lokasi.
“Saya minta terjadi kesepakatan. Masyarakat penambang butuh, perusahaan juga butuh, sehingga itu silahkan negosiasikan dengan baik. Pembayaran ganti rugi akan dilakukan setelah verifikasi lapangan dan ada kesepakatan antara kedua belah pihak,” kata Ismail.
Tercatat sebanyak 2.554 lokasi yang akan dilakukan verifikasi lapangan untuk mendapatkan ganti rugi dari pihak perusahaan.
Terdiri dari 2.135 lokasi yang sudah memasukkan proposal ganti rugi, dan 419 yang belum memasukkan tetapi memiliki titik koordinat.
Seluruh lokasi tersebut dibagi dalam 17 blok dan untuk verifikasi lapangan akan dimulai dari blok Kolokoa pada 21 September 2023.(*)