Kanal Tanggidaa Gorontalo Terancam Gagal, Warga Resah, Erwin Rinci Kendalanya
Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di kalangan warga Gorontalo. Mereka khawatir proyek yang telah menghabiskan dana miliaran ru
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-10-16_Kanal-Tanggidaa-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kanal Tanggidaa yang merupakan salah satu proyek infrastruktur penting di Provinsi Gorontalo terancam gagal. Dua bulan menjelang akhir tahun 2023, proyek tersebut belum juga rampung.
Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di kalangan warga Gorontalo.
Mereka khawatir proyek yang telah menghabiskan dana miliaran rupiah tersebut akan mangkrak.
Erwin Ismail, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, mengatakan bahwa ada beberapa masalah yang menyebabkan proyek kanal Tanggidaa belum rampung.
Pertama, masalah keuangan. Dana PEN yang digunakan untuk proyek tersebut ditempatkan di DAU, sehingga baru bisa digunakan di dana perubahan.
Kedua, masalah birokrasi. Ada pergantian pejabat di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo, sehingga menyebabkan kekosongan kepemimpinan di proyek tersebut.
Erwin mengatakan bahwa kontraktor pembangunan kanal Tanggidaa sudah siap untuk melanjutkan pembangunan yang sempat terhenti.
Namun, mereka masih menunggu kepastian dari pemerintah terkait kelanjutan proyek tersebut.
Erwin meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah kanal Tanggidaa. Jika tidak, proyek tersebut akan semakin terlambat dan bahkan bisa gagal.
Warga Gorontalo berharap proyek kanal Tanggidaa dapat segera rampung dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Proyek tersebut sangat penting untuk mencegah banjir dan meningkatkan perekonomian masyarakat
Kanal Tanggidaa dibangun menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan anggaran Rp 33 miliar.
Proyek pembangunan kanal banjir Tanggidaa sepanjang 2,4 kilometer dikerjakan dengan dua metode.
Sepanjang 1,7 kilometer dari titik nol di depan Toko Sentra Media dibangun sistem saluran aramco dengan diameter tiga meter, dan sisanya sepanjang 700 meter saluran terbuka.
Hamka Hendra Noer Penjabat Gubernur Gorontalo meresmikan pengerjaan kanal banjir Tanggidaa di Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (18/5/2022).
Kanal yang melewati tiga kelurahan itu diharapkan menjadi solusi banjir di lima titik di wilayah kota.
Peresmian itu menjadi kegiatan perdana penjagub Hamka usai serah terima jabatan sehari sebelumnya. Pada prosesi peresmian itu, penjagub memecahkan kendi di alat berat ekskavator. (*)