Pemkot Gorontalo
Gerakan Pangan Murah Kota Gorontalo Disambut Antusias Warga
Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo disambut antusias oleh masyarakat, Senin (16/10/2023).
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gerakan-Pangan-Murah-di-Kota-Gorontalo-ramai-dikunjungi-warga-Senin-16102023.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo disambut antusias oleh masyarakat, Senin (16/10/2023).
Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang yang terbentuk di lokasi-lokasi penjualan pangan murah.
Gerakan pangan murah berlangsung di lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Gorontalo.
Masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga, pelajar, dan pekerja, berbondong-bondong datang untuk mendapatkan produk pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Bahkan, ada beberapa masyarakat yang mengaku terbantukan dengan adanya pasar murah tersebut.
Seperti dikatakan Yulianti Mohammad (36), warga di Kelurahan Heledulaa Selatan, Kota Gorontalo.
Ia mengaku sangat terbantukan dengan adanya gerakan pangan murah tersebut.
"Sangat terbantukan, karena di sini sangat murah harganya dibanding dengan harga di pasar pada umumnya," ujarnya saat ditemui TribunGorontalo.com.
Yulianti saat itu membeli tiga bahan pokok utama yang diperjual belikan dengan harga murah di pasar tersebut.
Ia hanya cukup mengeluarkan dana Rp 63 Ribu, sudah bisa membeli beras, gula, dan minyak kelapa.
"Cuma Rp 63 Ribu yang keluar, saya sudah bisa memenuhi bahan pokok yang masih kurang di rumah," imbuhnya.
Diwawancara secara terpisah, Seorang warga beranama Yanti Karim (46) mengaku senang juga dan berterima kasih kepada pihak pemerintah karena telah menggelar program tersebut.
"Harga bahan pokok di sini lebih terjangkau. Terima kasih pemerintah atas perhatian kalian terhadap warga, terutama kami rakyat kecil ini," ujar Yanti.
Yanti pun berharap, program tersebut bisa dijalankan secara berkelanjutan. Agar, masyarakat bisa lebih terbantu lagi.
Selain itu, ia juga mengakui adanya Gerakan Pangan Murah bersubsidi itu bisa membantu dan meringankan dia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.