Kebakaran di Andalas
"Tidak Ada yang Saya Bawa, Cuma Baju di Badan," Kata Korban Kebakaran di Andalas Kota Gorontalo
Semuanya habis terbakar. Tidak ada yang bisa diselamatkan dari rumahnya yang berada di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo itu
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-10-12_Kebakaran-di-Andalas.jpg)
Kebakaran ini dipastikan meninggalkan duka mendalam untuk 2 kepala keluarga (KK).
Total ada 9 jiwa dalam 2 KK tersebut. Mereka pun dipastikan kehilangan tempat tinggal.
Damkar Kesulitan
Pemadam Kebakaran (Damkar) terlihat kesulitan memadamkan api. Jika dilihat memang, kebakaran ini melanda rumah yang letaknya di tengah permukiman.
Masalahnya, tidak ada akses yang cukup untuk mobil damkar menembus permukiman tersebut.
Karena itu, mobil hanya bisa berhenti 100 meter dari titik api. Selang damkar dijulurkan menuju titik kebakaran.
Cukup kesulitan, namun dengan upaya yang cukup gigih dari para personel damkar, api mampu dipadamkan.
Namun, kebakaran tak bisa dihindari. Tetapi setidaknya, api tak sampai menjalar ke rumah-rumah tetangga.
Mengingat, rumah tersebut juga cukup dekat dengan rumah warga lainnya.
Terlihat, para tetangga menyemprotkan air seadanya ke rumah tersebut. Menjaga agar api tidak menjalar. (*)