Kebakaran di Andalas
"Tidak Ada yang Saya Bawa, Cuma Baju di Badan," Kata Korban Kebakaran di Andalas Kota Gorontalo
Semuanya habis terbakar. Tidak ada yang bisa diselamatkan dari rumahnya yang berada di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo itu
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-10-12_Kebakaran-di-Andalas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Risna Hasan, pemilik rumah yang terbakar pagi tadi di Kota Gorontalo, tak menyangka rumah yang telah dihuninya bertahun-tahun itu bisa ludes terbakar dalam sekejap.
Katanya, semuanya habis terbakar. Tidak ada yang bisa diselamatkan dari rumahnya yang berada di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo itu.
"Tidak ada yang saya bawa, cuma baju di badan," kata Risna dengan nada sendu kepada TribunGorontalo.com di kawasan rumanya, Jl John Ario Katili eks Andalas.
Wanita paruh baya itu menceritakan, kebakaran terjadi pada Kamis (12/10/2023) sekitar pukul 09.00 Wita.
Saat itu, Risna sedang pergi ke warung untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Saat kembali, dia melihat kepulan asap di bagian depan rumah.
Risna pun langsung panik dan berteriak meminta pertolongan kepada tetangga.
Api yang awalnya kecil, dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian rumah.
Risna dan keluarganya hanya bisa pasrah melihat rumah mereka terbakar.
Saat kebakaran terjadi, Risna mengaku hanya bisa menyelamatkan diri dan keluarga.
Namun, semua barang-barang berharga, termasuk pakaian dokumen hangus terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, kerugian materil yang dialami keluarga Risna sangat besar.
Kini, Risna dan keluarganya tak tahu harus melakukan apa. Mereka tak punya tempat tinggal, bahkan tidak punya apa-apa lagi," kata Risna.
9 Jiwa Kehilangan tempat Berteduh