Forum Disabilitas ASEAN
Menteri Sosial Tri Rismaharini Ajak Delegasi ASEAN Tinjau Alat Bantu Disabilitas di Sentra Wirajaya
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melanjutkan agenda mengajak delegasi 11 negara tersebut pada Kamis (12/10/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mensos-Tri-Rismaharini-889900.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Delegasi The ASEAN High Level Forum (AHLF) on Enabling Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 di Makassar diajak berkunjung ke Sentra Wirajaya, Jalan AP Pettarani.
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melanjutkan agenda mengajak delegasi 11 negara tersebut pada Kamis (12/10/2023).
Di Sentra Wirajaya, Mensos mengajak seluruh delegasi berkeliling.
Mereka melihat sentra pengembangan teknologi alat bantu disabilitas.
Mulai dari kursi yang dimodifikasi khusus bagi disabilitas.
Kursi tersebut bisa di gunakan untuk baring serta berdiri.
"Jadi ini bisa membantu disabilitas kalau mau mengambil benda di tempat tinggi, bisa ini digunakan," kata Mensos Tri Rismaharini.
Ada juga motor tiga roda yang dimodifikasi untuk penyandang disabilitas.
"Motor ini bisa digunakan berjualan," sanbungnya.
Kemudian ada Tongkat Penuntun Adaptif (TPA) bagi disabilitas tunanetra.
TPA dilengkapi fitur-fitur yang mampu mendukung aktivitas para penyandang disabilitas sensorik netra.
Seperti mengeluarkan peringatan suara ketika menangkap suatu objek di depannya.
Kemudian mampu mendeteksi jarak yang ada di depan tongkat.
"Tongkat ini juga bisa mendeteksi air atau genangan air, mendeteksi asap serta api," kata Mensos.
Kemudian ada gelang Gruwi untuk penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.