Naruto

3 Penghianatan Ninja Konoha yang Paling Mengharukan di Anime Naruto

Bagi banyak penggemar anime yang tumbuh di awal tahun 2000-an, Naruto adalah kedatangan kedua Dragon Ball Z. 

|
Editor: Fadri Kidjab
Looper
Itachi menangis setelah membantai klan dan harus meninggalkan adiknya yang dipenuhi trauma. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Bagi banyak penggemar anime yang tumbuh di awal tahun 2000-an, Naruto adalah anime populer setelah Dragon Ball Z dan One Piece. 

Naruto memposisikan dirinya sebagai evolusi baru yang menarik dari genre ini. 

Kisah seorang ninja muda yang diasingkan di desanya sendiri karena memiliki roh rubah iblis.

Namun tak hanya kisah kehidupan Naruto saja yang menarik disimak, beberapa scene yang menampilkan penghianatan ninja Desa Konoha juga menguras emosi penonton.

Berikut tiga penghianatan ninja Konoha yang paling mengharukan.

3. Mizuki Memanfaatkan Naruto

Naruto menggunakan jurus seribu bayangan untuk mengalahkan Mizuki
Naruto menggunakan jurus seribu bayangan untuk mengalahkan Mizuki yang mencoba membunuh Iruka.

Mizuki adalah ninja Konohagakure yang dikenal sebagai karakter antagonis ketika Naruto masih di akademi.

Ia menggoda Naruto untuk lulus Akademi dengan mencuri Gulungan Segel Konoha untuk dipersembahkan kepada Orochimaru.

Mizuki bersikap selayaknya sosok mentor yang membantu dan baik hati bagi seorang anak berusia dua belas tahun yang haus kasih sayang.

Mizuki awalnya berencana membunuh Naruto ketika dia berhasil mencuri gulungan segel Konoha.

Namun rencana itu digagalkan Iruka.

Dalam pertarungannya dengan Iruka, Mizuki mengatakan status Naruto sebagai wadah Rubah Ekor Sembilan untuk membuat Naruto putus asa.

Mizuki bahkan mengklaim Iruka membenci Naruto karena menjadi Kyubi. 

Meskipun awalnya Iruka mengakuinya, tapi ia tetap menganggap Naruto sebagai ninja Desa Konoha seperti lainnya.

Di sinilah Naruto terlihat begitu trrpukul sekaligus terharu. 

Ia lalu keluar dari persembunyiannya dan mengalahkan Mizuki menggunakan jurus seribu bayangan.

Baca juga: Demi Naruto dan Hinata, Mashashi Kishimoto Sengaja Bikin Neji Hyuga Mati

2. Orochimaru Menghianati Desa dan Membunuh Gurunya Sendiri

Pertarungan akhir Hokage Ketiga Hiruzen melawan Orochimaru
Pertarungan akhir Hokage Ketiga Hiruzen melawan Orochimaru

 

Ketika Orochimaru memimpin Desa Bunyi dan Pasir melawan Konohagakure, dia berhadapan langsung dengan Hiruzen.

Hokage Ketiga dan mantan gurunya itu menjadi pertarungan yang sangat sengit.

Di sinilah, Orochimaru pertama kali menggunakan jurus Edo Tensei dari Hokage Pertama, dan kedua untuk melawan Hiruzen (hokage ketiga).

Hiruzen terpaksa menggunakan seluruh kemampuannya melawan mantan muridnya.

Akhirnya, dia mengorbankan nyawanya untuk menetralisir ancaman Orochimaru.

Lewat kutukan Dewa Kematian, Hiruzen menyegel lengan Orochimaru.

Di saat-saat terakhir Hiruzen, dia melihat ke arah Orochimaru dan memilih untuk mengingatnya sebagai mantan muridnya yang lebih polos, daripada menjadi orang yang tidak bermoral dan tidak bermoral.

1. Itachi Memilih Desa Konoha dan Sasuke Ketimbang Klan Uchiha

Momen perbincangan terakhir Itachi Uchiha bersama kedua orangtuanya
Momen perbincangan terakhir Itachi Uchiha bersama kedua orangtuanya di malam pembantaian klan Uchiha.

Baca juga: Bukan Naruto atau Sasuke, Ini Karakter Paling Disukai Mashashi Kishimoto

Diantara yang lainnya, mungkin bagian cerita penghianatan Itachi adalah paling emosional dan diingat penggemar.

Itachi adalah bagian dari Klan Uchiha. Itachi sudah menjadi Anbu sejak usianya masih sangat muda.

Kecerdasannya dalam strategi maupun bertarung membuat Itachi dipilih menjadi mata-mata oleh Desa Konoha dan Klan Uchiha.

Namun tanpa sepengetahuan kelaurganya, Itachi ternyata melaporkan rencana klan Uchiha untuk melakukan kudeta terhadap desa.

Di tengah kebimbangan, Itachi diperintah oleh Hokage ketiga untuk mengulur waktu sebelum menemukan solusi tepat. Namun di luar pertemuan para sesepuh desa, Danzo menemui Itachi dan menyuruhnya untuk membantai klan sebagai solusi yang tepat.

Dengan risiko perang menghancurkan desa, melemahkan reputasinya di antara negara-negara lain dan membahayakan Sasuke, Itachi melakukan pembantaian terhadap seluruh Klan Uchiha, kecuali Sasuke.

Dalam proses pembantaian ini, Itachi dibantu oleh Obito yang saat itu mengaku sebagai Madara Uchiha. Obito yang lebih kuat dari Sasuke bertugas membunuh para ninja, sedangkan Itachi membunuh warga biasa.

Yang paling emosional dari scene ini adalah ketika ayah dan ibu Itachi memilih tak melawan sama sekali.

Bahkan kedua orangtuanya bangga dan berpesan agar Itachi menjaga adiknya, Sasuke.

Dengan berat hati Itachi akhirnya membunuh kedua orangtuanya. Ia juga menanamkan kebencian kepada Sasuke.

Setelah menyelesaikan misi, Itachi menghadap Hokage Ketiga yang sebetulnya baru mengetahui insiden tersebut.

Itachi lalu memohon hokage Hiruzen menjaga Sasuke. Hiruzen juga mengizinkan Itachi mengamati Sasuke dari jauh.

 

(TribunGorontalo.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved