Penemuan Mayat di Gorontalo
Keluarga tak Setuju Pria Ditemukan Meninggal di Pelabuhan Kwandang Gorontalo Divisum
Keluarga tak setuju jika pria yang ditemukan meninggal di pelabuhan Kwandang divisum.
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jenazah-pria-di-Rumah-Sakit-Zainal-Umar-Sidiki.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Utara – Keluarga tak setuju jika pria yang ditemukan meninggal di pelabuhan Kwandang divisum.
Kapolres Gorontalo Utara Andik Gunawan mengungkapkan, pihaknya melakukan penyidikan dengan membawa jenazah ke Rumah Sakit Zainal Umar Sidiki (ZUS) untuk dilakukan visum. Namun pihak keluarga menolak.
"Tadi sudah dibawa ke ZUS, sekarang dibawa ke rumah duka karena keluarga menolak visum mayat, " ujar Andik, Selasa (03/10/2023).
Belakang diketahui korban teridentifikasi bernama Ardian Frans (58).
Baca juga: Kronologis Penemuan Mayat di Pertamina Perikanan Kwandang Gorontalo
Menurut pengakuan warga setempat, jenazah tersebut adalah pria paruh baya yang sering terlihat di Pelabuhan Kwandang.
Ardian Frans merupakan warga Desa Katialada, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.
Jenazah pria tersebut ditemukan di Pelabuhan Kwandang, Desa Moluo, Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo pada Selasa 3/10/2023.
Korban ditemukan oleh seorang warga sekira pukul 14.00 Wita.
Kapolres Gorontalo Utara AKBP Andik Gunawan saat dikonfirmasi turut membenarkan adanya penemuan sesosok jenazah tersebut.
Pihaknya pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, serta langsung membawa jenazah korban untuk dilakukan visum.
"Penyebabnya kita masih menunggu dari hasil visum," kata Kapolres Gorontalo Utara.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami peristiwa tersebut,
"Sementara anggota kami masih mendalami tentang kejadian ini," pungkas Andik.