Kantor Bupati Pohuwato Dibakar
Penambang Emas Pohuwato Gorontalo Lega, Kapolda Jamin tak Ada Larangan Penjualan Emas
Jaminan itu disampaikan Kapolda saat merespons aspirasi dari sejumlah tokoh Pohuwato pada rapat Forkopimda Diperluas di Kantor Dinas PUPR setempat, Se
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-25_TokoEmas-di-Gorontalo.jpg)
Tak hanya itu, sebelumnya pendemo juga dikabarkan membakar kantor perusahaan tambang di Pohuwato.
Awalnya massa hanya membakar properti di ruang lobi Kantor Bupati Pohuwato. Tetapi, kebakaran meluas hingga membakar seiisi gedung tersebut.
Berikut 14 Fakta Peristiwa Pembakaran Kantor DPRD dan Kantor Bupati Pohuwato Gorontalo :
1. Massa Tak Terkendali
Aksi ribuan pendemo tersebut tak bisa dapat dikendalikan kepolisian. Massa mulai melancarkan aksi anarkisnya dengan melemari kaca pakai batu dan kayu di Kantor Bupati. Mereka merusak fasilitas dalam kantor tersebut.
Para ASN pun melarikan diri menghindari aksi anarkis tersebut
Tak hanya itu, massa anarkis melakukan pembakaran kantor bupati tersebut. Aksi tersebut berlangsung hingga beberapa jam.
Aksi anarkis massa aksi disebabkan oleh kekecewaan mereka terhadap pemerintah kabupaten Pohuwato.
Masyarakat menilai bahwa pemerintah daerah tidak mampu mengatasi dampak negatif dari aktivitas tambang PT PETS.
Masyarakat juga menilai bahwa pemerintah daerah tidak memberikan perhatian yang serius terhadap tuntutan masyarakat.
Hal ini membuat masyarakat semakin marah dan melakukan aksi anarkis.
Warga yang anarkis tersebut juga membakar Kantor Bupati, Kantor DPRD Kabupaten Pohuwato dan kantor PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PT PETS) di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.
2. Kantor Bupati Pohuwato Tak Bisa Digunakan, Dokumen Ludes
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga mengatakan Kantor Bupati Pohuwato yang dibakar demonstran tak bisa digunakan.
saat Konferensi Pers di Polres Pohuwato Kamis malam.