Jumat, 13 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Supandi, Pilih Tinggalkan Bandung Lalu Jualan Jual Batagor di Gorontalo

Supandi, seorang perantau dari Bandung rupanya memiliki alasan tersendiri berjualan batagor di Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Supandi, Pilih Tinggalkan Bandung Lalu Jualan Jual Batagor di Gorontalo
TribunGorontalo.com/Rafiqatul Hinelo
Supandi, berjualan batagor Bandung di depan Universitas Negeri Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM – Supandi, seorang perantau dari Bandung rupanya memiliki alasan tersendiri berjualan batagor di Gorontalo.

Pemilik Batagor Bandung Abah Edun ini memilih depan Kampus I Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Supandi merintis usaha kecil bersama ayah kandungnya, Ma'mun.

Supandi juga dibantu seorang karyawan, Pian, tetangga Supandi di Gorontalo.

"Saya sudah empat bulan kerja bersama Kang Supandi," kata Pian kepada TribunGorontalo.com, Minggu (17/9/2023).

Mereka diketahui tinggal di Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Supandi mengaku telah menetap di Gorontalo sejak enam tahun lalu.

Menurutnya, ia sengaja merantau untuk mencari nafkah di luar Bandung.

Saat ia masih berjualan di Bandung, ia merasa terpanggil berjualan di Gorontalo karena dinilai unik. 

Baca juga: Cerita Bang Tapu, 15 Tahun Jual Es Kelapa Muda hingga Mampu Biayai Kuliah Anak

Selain itu, Supandi mengaku harga jual batagor di Gorontalo cenderung lebih tinggi ketimbang Bandung.

"Kalau ditanya kenapa saya jualan di Gorontalo, saya bisa bilang di Gorontalo peluangnya lebih besar karena harga jual lebih tinggi daripada di Bandung," ungkap Supandi.

Batagor Bandung Abah Edun ini dihargai Rp 15 ribu per porsi.

Sebelum bersinggah Gorontalo,  Supandi sudah mencoba beberapa wilayah, mulai Riau, Kalimantan Barat, hingga Manado.

Gorontalo jadi destinasi setelah dirinya berjualan di Manado. Supandi mengaku sempat berjualan di Manado selama empat tahun.

Di Manado, Supandi tidak hanya menjual batagor. Ada beberapa menu lainnya, seperti bakso dan nasi goreng.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved