Kamis, 12 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

Resmi Terpilih sebagai Rektor UNG Secara Aklamasi, Eduart Wolok Ganti Pejabat Kampus?

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali dipimpin Eduart Wolok hingga tahun 2027 nanti.

Tayang:
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Resmi Terpilih sebagai Rektor UNG Secara Aklamasi, Eduart Wolok Ganti Pejabat Kampus?
TribunGorontalo.com/AgungPanto
Eduart Wolok (memegang mikrofon) terpilih kembali sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo periode 2023-2027. 

TRIBUNGORONTALO, Gorontalo - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi kembali dipimpin Eduart Wolok hingga 2027 mendatang.

Pada pemilihan rektor UNG periode 2023–2027 ini, seluruh suara senat diberikan penuh ke Eduart Wolok. Menjadikan dosen Teknik itu terpilih secara aklamasi.

Sebanyak 67 orang anggota senat itu menginginkan kembali Eduart Wolok menjadi Rektor UNG untuk periode kedua.

Karena seluruh senat membulatkan suaranya untuk Eduart, perwakilan Kementerian yang memegang kuasa Menteri yang hadir, yakni Direktur Sumber Daya Dirjen Kemendikbud Ristek Dikti Mohammad Sofwan Effendi, juga memberikan suara.

Sofwan pun menyatakan suara Menteri ke Eduart Wolok untuk kembali menjadi Rektor UNG.

Dalam pelaksanaan visi misinya, pihaknya akan melakukan penyesuaian (mengganti) sejumlah pejabat kampus demi menjalankan visi-misinya.

“Saya tidak ingin menggunakan istilah perombakan tapi penyesuaian, karena untuk lebih mengakselerasi terkait pencapaian visi misi kita,” kata Eduart Wolok pada konferensi pers pemilihan calon rektor UNG pada Rabu (6/9/2023).

Baca juga: Satu Suara Senat UNG Memilih Kembali Eduart Wolok Sebagai Rektor, Akan Memimpin hingga 2027

Rektor UNG tersebut telah mengungkapkan sejumlah strategi yang akan diterapkan dalam pelaksanaan visi dan misi universitas selama masa kepemimpinannya yang juga di sesuai dengan kurikulum berjalan.

“Penyesuaian itu sesuatu yang kita tidak bisa hindari baik dari sisi penajaman prioritas program, karena itu kita menyesuaikan juga dengan visi misi kementerian, apa ada perubahan kita harus adaptasi,” kata Edward.

Menurutnya, menyelaraskan program-program kementerian membawa dampak bagi kemajuan UNG.

“Alhamdulillah laju (pertumbuhan UNG) selama ini banyak terbantukan dengan program merdeka belajar yang diterapkan oleh kementerian, yang mengakselerasi kemajuan UNG,” tambahnya.

Oleh karena itu, dalam menjalankan visi misi ke depan, Eduart melakukan penyesuaian sejumlah pejabat kampus sesuai dengan kompetensi serta kurikulum berlaku.

“Sehingga, ke depan kalau terkait para pejabat dan sebagainya, saya tidak menggunakan istilah perombakan, tapi pasti akan ada penyesuai optimalisasi kinerja yang lebih baik,’’ jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved