PUPR Provinsi Gorontalo
PUPR Provinsi Gorontalo Targetkan Proyek Irigasi Taluduyunu-Pohuwato Rampung Oktober 2023
Sesuai target yang dipasang oleh Rahmatia Ali, proyek irigasi Taluduyunu selesai 100 persen pada Oktober 2023 atau 2 bulan dari sekarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2282023_Irigasi-Taluduyunu_pohuwato_002.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo, Rahmatia Ali, pasang target penyelesaian proyek rehabilitasi Jaringan Daerah Irigasi (DI) Tuluduyunu.
Sesuai target yang dipasang oleh Rahmatia Ali, proyek irigasi Taluduyunu selesai 100 persen pada Oktober 2023 atau 2 bulan dari sekarang.
Perihal target ini ia sampaikan saat mendampingi tim dari Kejaksaan Tinggi Gorontalo dalam kunjungan langsung ke lokasi pekerjaan pada, Minggu (20/08/2023).
Rahmatia Ali menjelaskan bahwa saat ini pekerjaan rehabilitasi jaringan D.I. Taluduyunu masih berfokus pada penanganan saluran induk dengan panjang penanganan mencapai 5 kilometer.
Sementara itu, untuk saluran sekunder di D.I. Taluduyunu, pihaknya akan berusaha untuk mengusulkan sejumlah anggaran tambahan kepada pemerintah pusat untuk penanganannya.
"Di kontaknya itu selama 7 bulan hingga desember, namun kami bisa targetkan pekerjaan saluran ini selesai di bulan Oktober. Kami berharap pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu dan tepat mutu, sehingga kami akan mengusulkannya di tahun depan untuk penangan saluran lainnya," kata Rahmatia Ali.
Proyek rehabilitasi Jaringan DI Taluduyunu didanai oleh Dana Alokasi Khusus sebesar Rp10,4 miliar dan mencakup berbagai item pekerjaan seperti penanganan saluran induk dengan menggunakan beton lining sepanjang 5 kilometer lebih, pekerjaan bronjong di bendungan, pekerjaan pintu klep, dan pembangunan jalan inspeksi.
Sementara itu, terkait progres pengerjaan rehabilitasi jaringan D.I. Taluduyunu, Kabid Sumber Daya Air tersebut menjelaskan bahwa saat ini progresnya telah mencapai 16 persen, melebihi progres rencana yang seharusnya mencapai 12,85 persen.
"Progres fisik saat ini sudah mencapai 16 persen dari target 12 persen, sehingga deviasi plus 3 persen lebih. Memang ada beberapa pekerjaan fisik, namun saat ini kita masih fokus pada pekerjaan pengecoran lantai saluran," ujar Rahmatia Ali. ADVERTORIAL (*)