Human Interest Story
Kisah Simson Panigoro, dari Pekerja Serabutan Menjadi Kepala Desa Bongoime
Tamatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Tilongkabila ini tidak berhenti untuk menempuh pendidikan.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Namanya Simson Panigoro (57), sebelum dia menjadi kepala desa Bongoime dia sempat menjadi pekerja serabutan.
"Sebelumnya saya bekerja di mana saja," ujarnya kepada TribunGorontalo.com di Kantor Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Tamatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Tilongkabila ini tidak berhenti untuk menempuh pendidikan.
Ia memilih melanjutkan pendidikannya ke bangku SMA di Kota Gorontalo, yakni SMKN 1 Kota Gorontalo.
Setelah selesai mengeyam pendidikan, dia tidak memilih untuk langsung melanjutkan ke bangku perkuliahan.
"Saya masih bekerja dulu baru saya kuliah, kuliah pun nanti saya sudah tua," lanjutnya.
Semasa itu, dia bekerja apa saja. Semua pekerjaan digelutinya. Hingga dia kuliah, ia masih tetap bekerja.
Simson berkuliah di Universitas Ichsan Gorontalo pada tahun 2006 saat itu. Ia memilih masuk kelas karyawan dibandingkan kelas reguler.
"Kuliah saya kelas karyawan, biar paginya masih bisa bekerja," imbuhnya.
Rasa capeknya jangan ditanya lagi, pagi hingga sore bekerja malamnya kuliah.
Namun itu sudah menjadi hal biasa bagi Simson, baginya pendidikan itu sangat penting.
Setelah mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi di tahun 2010, ia masih tetap melanjutkan pekerjaan serabutannya.
"Pokoknya kerja di mana saja, mau di perusahaan ataupun di toko-toko," ujarnya.
Warga asli Tilongkabila ini juga sempat mendaftar jadi caleg pada tahun 2019, namun karena belum rezeki dia pun mengikuti pemilihan kepala desa yang ada di daerahnya.
"Di tahun 2019 tidak beruntung jadi caleg karena masyarakat belum setuju, lalu di saat yang bersamaan mereka (masyarakat) minta jadi kepala desa," jelasnya.
Simson pun terpilih menjadi kepala desa Bongoime pada tahun 2020.
"Banyak masyarakat yang kenal saya di sini, karena memang tinggal di sini juga dari kecil. Jadinya saya diikutkan dalam pemilihan kepala desa, dan alhamdulillah bisa sampai sekarang," jelas bapak beranak tiga ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2282023_Simson-Panigoro.jpg)