Selasa, 10 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Pengalaman Pertama Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-78 RI

Dimulai sejak pukul 08.00 WITA, gladi bersih berlangsung di Halaman Rujab Gubernur, pada hari Selasa tanggal 15 Agustus 2023.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pengalaman Pertama Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-78 RI
TribunGorontalo.com
Gladi bersih prosesi pengibaran bendera oleh Paskibraka Provinsi Gorontalo Tahun 2023 di Halaman Rujab Gubernur, Kota Gorontalo, Selasa (15/8/2023). (Foto : Valen) 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya perdana menjalani gladi bersih upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia sebagai Inspektur Upacara. Gladi prosesi pengibaran bendera diikuti oleh Pj Ismail dengan penuh semangat dan sungguh-sungguh.

Dimulai sejak pukul 08.00 WITA, gladi bersih berlangsung di Halaman Rujab Gubernur, pada hari Selasa tanggal 15 Agustus 2023.

Turut serta dalam latihan ini adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Gorontalo tahun 2023, unsur-unsur TNI, Polri, Basarnas, dan Aparatur Sipil Negara.

Selain dari prosesi pengibaran bendera, gladi untuk penurunan bendera juga dilaksanakan pada pukul 10.00 WITA.

Secara keseluruhan, pelaksanaan latihan pengibaran dan penurunan bendera berjalan dengan lancar dan aman.

Hingga saat ini, persiapan jelang hari pelaksanaan upacara HUT ke-78 terlihat sudah matang, baik dari segi persiapan peserta maupun persiapan lokasi.

Panggung utama dan dekorasi di Halaman Rujab Gubernur juga telah diatur dengan baik.

Walaupun begitu, terdapat beberapa catatan yang diutarakan oleh Pj Ismail, yang disampaikan oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Busroni sebagai perwira upacara.

Beberapa catatan tersebut mencakup penambahan sistem suara di tribun utama dan melodi korsik, posisi pasukan upacara yang agak terlalu terpencar, serta posisi pasukan 17 Pakibraka yang berada di sebelah kiri tiang bendera dan kurang sejajar antara baris pertama dan baris kedua.

“Harapannya para pelatih dan purna nantinya dapat mengingatkan pasukan 17,” ujar Busroni.

Dengan tanggap, tim panitia, pelatih, dan komando pasukan upacara segera menindaklanjuti catatan tersebut setelah latihan pengibaran selesai.

Sehingga saat prosesi penurunan bendera, gladi berjalan dengan sempurna tanpa perlu adanya koreksi lebih lanjut. ADVERTORIAL (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved