KKN PMM UMGO dan UNG Berdayakan Petani Udang Vaname di Desa Mootinelo-Gorontalo

Para petani bermukim di Desa Mootinelo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto KKN PMM UMGO dan UNG Berdayakan Petani Udang Vaname di Desa Mootinelo-Gorontalo
TribunGorontalo.com
Pelatihan kepada para petani Udang Vaname di Desa Mootinelo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memberdayakan para petani udang vaname.

Para petani tersebur bermukim di Desa Mootinelo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Dalam memberdayakan petani udang vaname ini, para mahasiswa melakukan pelatihan dan demonstrasi melalui manajemen budidaya udang vaname berbasis lingkungan.

Pelatihan dan demonstrasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan ekonomi bagi para petani udang vaname.

Rivaldo Setiawan Rahim mahasiswa KKN di tempat tersebut mengatakan, pelatihan itu dimulai pada 7 Agustus 2023, berlangsung di halaman rumah seorang petani udang vaname.

"Pelatihan ini diikuti oleh pelaku perikanan seperti petani tambak udang dan petani rumput laut," kata Rivaldo.

Dalam melakukan pelatihan kepada para penambak udang tersebut, mahasiswa mengusung pelatihan dengan tema "Manajemen Budidaya Udang Vaname Berbasis Lingkungan Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat".

Alasan mahasiswa KKN PPM UMGO dan UNG mengangkat tema tersebut, karena melihat sebagian besar profesi masyarakat di Desa Mootinelo sebagai petani tambak udang yang hanya menggunakan budidaya dengan system tradisional. 

"Karena besarnya profesi petani tambak udang, kami menyelenggarakan pelatihan ini untuk meningkatkan aspek teknologi dan aspek pengetahuan. Baik budidaya udang maupun diversifikasi usaha," jelas Rivaldo.

Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diberikan wawasan dalam memanfaatkan lingkungan sekitar untuk kebutuhan petani tambak udang. Seperti, pakan buatan yang terbuat dari pohon pisang.

Adapun diversifikasi usaha yang didemonstrasikan yaitu olahan EbyFuray yang berbahan utama udang. 

Hal ini terinspirasi dari besarnya profesi yang ditekuni oleh masyarakat yaitu petani tambak udang. 

Sebab, petani tambak udang itu tak perlu lagi mencari bahan utama. Hanya cukup mengambil langsung dari hasil panen tambak udangnya. 

Sehingga, diversifikasi usaha ini dapat dilakukan sekaligus dapat berupaya dalam meningkatkan ekonomi bagi masyarakat secara maksimal. 

Usaha budidaya udang merupakan usaha yang menjanjikan apabila mampu meraih keuntungan yang maksimum.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved