Siswa SDN 41 Hulonthalangi-Gorontalo Latihan Gerak Jalan untuk Lomba Polisi Cilik
Latihannya dipusatkan di lapangan Taruna Remaja untuk pagi hari. Sore hari latihannya dipusatkan di sekolah.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1182023_gerak-jalan_0012_SD.jpg)
TRBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Siswa SDN 41 Hulonthalangi Kota Gorontalo menjalani latihan gerak jalan di lapangan Taruna Remaja, Jumat (11/8/2023).
Latihan tersebut untuk mengikuti lomba Polisi Cilik (Pocil) dalam Hari Ulang Tahun Lantas yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 RI.
Guru pendamping siswa SDN 41 Hulonthalangi, Yuningsih Otoluwa mengatakan, untuk latihan gerak jalan bagi para siswa itu telah dilaksanakan sejak dua pekan lalu.
Latihannya dipusatkan di lapangan Taruna Remaja untuk pagi hari. Sore hari latihannya dipusatkan di sekolah.
"Untuk pesertanya ada 31 siswa, yang satunya itu merupakan komandan barisan," ungkap Yuningsih.
Untuk mengikuti lomba Pocil tersebut, pihak sekolahan menggandeng para anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di bawah naungan Polresta Gorontalo Kota.
Sekolah tersebut menggandeng para anggota PKS sebanyak tiga orang. Yang berasal dari siswa siswi SMA di Kota Gorontalo.
Anggota PKS itu yang mengajarkan para siswa, tentang bagaima aturan baris berbaris.
Mulai dari langkah khas yang melambangkan nilai kebangsaan, disiplin, persahabatan, dan kreativitas turut diajarkan oleh anggota PKS tersebut.
Selain itu, gerakan berpasangan dan berbagai variasi gerak lainnya juga mengajarkan nilai persaudaraan dan kebersamaan.
Terpantau para siswa itu terlihat begitu bersemangat bergerak bersama teman-teman mereka, saling mendukung dan memberikan semangat satu sama lain.
Satu anggota PKS Nurul Pakaya mengatakan, latihan yang diajarkan itu berupa latihan dasar gerak jalan, kepemimpinan, hingga langkah-langkah variasi juga diajarkan.
"Paling banyak sih gerak jalan yang banyak variasinya, karena kami fokus di lomba Pocil itu," ucap Nurul.
Nurul juga mengakui, terdapat beberapa kendala saat memberikan latihan keoada para siswa SD.
Kendalanya ialah lambatnya para siswa menangkap ataupun memahami penjelasan dari para pelatih.
"Ya namanya juga anak-anak kan, kalau kita yang sudah dewasa begini gampang untuk latihan dasar gerak jalan. Anak-anak kan beda, harus butuh kesabaran," tutup Nurul jelas. (*)