HUT ke 78 Kemerdekaan RI

Totalitas! Calon Paskibraka Gorontalo Latihan Sampai Malam Hari

25 Peserta Calon Paskibraka (Capaskibraka) sudah Mulai memasuki Masa Karantina sejak 1 Agustus 2023 hingga 18 Agustus 2023.

Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Prailla
Para calon Paskibraka latihan PBB di Asrama Haji Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- 25 Peserta Calon Paskibraka (Capaskibraka) sudah memasuki masa karantina mulai tanggal 1 - 18 Agustus 2023.

Karantina tersebut diadakan di Asrama Haji Provinsi Gorontalo, Jl Poowo, Kelurahan Bulontadaa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

Fredy Ichsan, Koordinator Pelaksana Teknis Kegiatan, mengatakan pihaknya telah melaksanakan beberapa kegiatan termasuk pelatihan Calon Paskibraka yang akan bertugas pada HUT ke-78 Kemerdekaan RI.

"Jadi selama ini kami telah melakukan persiapan terutama latihan," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (8/8/2023).

Kata Fredy, pihaknya menanamkan jiwa kedisiplinan yang tinggi kepada calon paskibraka ini.

Capas Provinsi Gorontalo memulai latihan mereka pada pagi hari pukul 08.00 Wita hingga 11.00 Wita. 

Lalu dilanjutkan lagi pada pukul 14.00 Wita hingga 17.00 WIta.

"Jadi mereka latihan mulai dari jam 08.00 sampai pukul 11.00 lalu ishoma, lalu lanjut lagi dari 14.00 hingga 17.00," kata Fredy.

Bahkan, Capaskibraka Provinsi Gorontalo berlatih pada malam hari, khususnya bagi pasukan 8.

"Kita ambil waktu malam itu satu jam," ungkapnya.

Pada malam hari juga diisi materi ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan.

"Kita juga kadang mengambil waktu untuk kelancaran pada petugas di tiang bendera," lanjutnya.

Menurutnya, latihan tersebut guna menyempurnakan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

"Kita akan latih mereka, insya Allah apa yang kita harapkan bersama bisa terwujud," tutur Fredy.

Mereka Capaskibraka Provinsi Gorontalo juga tidak hanya dibekali dengan ilmu PBB, namun juga sangat ditekankan untuk beribadah.

"Mereka kami tekankan juga untuk tetap beribadah lima waktu, jangan sampai lewat," kata dia.

"Bukan hanya tugas mengibar dan menurunkan. Tapi kita lebih ke pembentukan karakter," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Lurah dan lurih dari Capaskibraka Provinsi Gorontalo mengungkapkan perasaan mereka setelah memasuki masa karantina.

Fadel M Abdjul, Lurah Capas Provinsi Gorontalo mengatakan, dia dan teman-temannya merasakan suasana berbeda setelah masuk karantina.

"Yang biasanya bangun jam 06.00 pagi atau jam 07.00 pagi, sekarang kami dituntut untuk bangun sebelum subuh untuk persiapan ibadah," ujarnya.

Setelah ibadah shalat tersebut kata Fadel, dilanjutkan dengan kegiatan jasmani seperti olahraga dan juga sarapan pagi.

Lalu dilanjutkan dengan latihan dari pukul 08.00 sampai pukul 11.00. Kemudian langsung dilanjutkan dengan snack siang.

Manurut Fadel, hari yang paling berat mereka alami adalah di hari ketiga mereka masuk karantina.

"Banyak teman saya yang sakit karena tidak terbiasa dengan kondisi tersebut," kata Fadel.

"Namun di hari keenam, semuanya sudah mulai menyesuaikan dengan kondisi saat ini," lanjutnya.

Baca juga: Calon Paskibraka Mulai Latihan Intensif di Stadion Merdeka Kota Gorontalo

Sementara itu, Hatifa P Tangahu, Lurih Capas Provinsi Gorontalo mengaku kaget kala diberi tugas menjadi lurih dari capas Provinsi Gorontalo 2023.

"Jadi saya selalu menasehati teman saya agar selalu menjadi lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.

Hatifa juga mengungkapkan suasana serta situasi berbeda ketika dirinya mengikuti proses karantina.

Baginya, proses karantina mengajarkan mereka disiplin waktu, misalnya saat tidur dan makan.

"Jadi benar-benar suasananya berbeda dibandingkan ketika saya sedang di rumah," ungkap Hatifa.   (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved