Cerita Taufik Daulima dan Salimah Adam, Anggota Paskibraka Kota Gorontalo
Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Gorontalo sedang menjalani masa karantina jelang HUT Proklamasi Republik Indonesia
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Taufik-Daulima-kiri-dan-Salimah-Muthmainah-Adam-kanan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Gorontalo sedang menjalani masa karantina jelang HUT Proklamasi Republik Indonesia
Mereka menjalani masa karantinanya di Hotel Mega Zanur, Kota Gorontalo sejak 4 Agustus 2023
Anggota tim yang berbakat dan berdedikasi ini tidak hanya melatih kemampuan fisik. Namun, memupuk semangat kebangsaan dan persatuan dalam setiap langkah latihan juga mereka lakukan.
Masa karantina dijalani dengan ketat, mengikuti aturan-aturan yang diberlakukan panitia maupun pelatih, untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan semua anggota tim. Fasilitas khusus pun disiapkan untuk memastikan mereka tetap dalam kondisi prima menjelang perayaan 17 Agustus.
Taufik Daulim, seorang anggota Paskibraka Kota Gorontalo mengungkapkan bagaimana keseruan menjalani masa karantina. Saat menjalani masa karantina, Taufik menjelaskan bahwa ia mendapatkan begitu banyak pelajaran.
Mulai dari segi perjuangan, pengorbanan, hingga solidaritas sesama teman Ia dapatkan. Kata Taufik, sejak pukul 06.00 Wita hari mereka sudah mulai beraktivitas. Mulai dari sarapan hingga olahraga pagi menjadi rutinitas di tiap harinya.
Saat para pelatih membangunkan Paskibraka, mereka diwajibkan untuk merapikan tempat tidurnya. Hal ini, untuk melatih kedisiplinan para anggota.
"Jam tujuh pagi itu, kami sudah mulai latihan di lapangan, setelah itu istirahat di siang hari, kemudian latihan lagi di sore hari," ungkap Taufik saat ditemui TribunGorontalo.com di Stadion Merdeka, Rabu (9/8/2023).
Taufik merasa kaget saat pertama kali masuk karantina. Sebab, di masa itu ia diajarkan bagaimana tentang kedisiplinan seseorang dalam menjalani kesehariannya.
Namun begitu, ia tetap bersyukur atas pelajaran kedisiplinan yang didapatkan itu karena, akan dipraktikan saat ia melakukan aktivitas sehari-hari setelah masa karantina usai.
"Karena ini pengalaman pertama, saya tentu merasa kaget dengan disiplin yang diajarkan. Namun, ini sangat baik untuk saya terapkan saat melakukan aktivitas sehari-hari nantinya," jelasnya.
Salimah Muthmainah Adam, anggota Paskibraka putri mengatakan, bahwa saat menjalani masa karantina itu pihak dari pelatih sudah mengatur jadwal keseharian mereka.
"Dari kita bangun tidur, sampai kita istirahat itu sudah diatur semua oleh pelatih," imbuhnya.
Menurut Salimah, terdapat perbedaan saat Ia masuk masa karantina dan sebelumnya. Perbedaannya yaitu kedisiplinan. Sebelum masuk masa karantina, ia mengaku masih bisa leluasa untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Namun, saat ia menjalani masa karantina, seluruh aktifitasnya diatur dengan kedisiplinan. "Mulai saya bangun tidur, sampai istirahat di malam hari, itu sudah diatur dengan kedisiplinan oleh para pelatih," ucapnya.
Diketahui, para anggota Paskibraka itu tidak hanya berlatih dalam hal fisik, tetapi juga dalam hal disiplin, ketangkasan, dan koordinasi yang erat.
Latihan intensif mereka mencakup berbagai elemen. Seperti tarian, pengibaran bendera, dan formasi presisi yang mengesankan. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan penampilan mereka nanti dapat memukau dan menginspirasi seluruh masyarakat.
Selain itu, pihak pembina Paskibraka Kota Gorontalo juga turut membeberkan nama-nama anggota Paskibraka akan tampil memukau di hadapan masyarakat Gorontalo saat 17 Agustus mendatang.
Berikut nama-nama anggota Paskibraka Kota Gorontalo :
1. Aliyah Dinah Kayyisah Abdullatif
2. Anisa Sadira Putrilia Tumulo
3. Arthiqa Intan Fhadilah
4. Fallery Renata Caesaria Montolalu
5. Inayyah Kintania Rahmadani
6. Julia Brigit Djaafar
7. Marhamah Gita Puteri H . Ali
8. Marsella Aurelya Madaun
9. Miranti Singgill
10. Mitzuko Nicole Walalangi
11. Nadia Ahkwat Dunggio
12. Nadiya Evangelia Tentenabi
13. Nashirah Azahra Ineng
14. Naurasani Abdjul
15. Nayla Rahma Pakaya
16. Nazalwa Nailatul Zahra Gani
17. Nur Hikmah Halik
18. Nur ' ain Muzdalifah Saipi
19. Nurul Husnul Syawaliah Modamba
20. Salimah Muthmainah Adam
21. Siti Marwahsya Supu
22. Wa Ode Rahmatya A . Putri
23. Arisandy Saputra Arble
24. Arjen Saputra
25. Ashare Khairi Sya ' ban
26. Dimas Juliansyah Kidamu
27. Dimas Meli
28. Jihad Al Amin
29. Mohammad Revand Fitriansyah
30. Mohamad Fajrurrahman Hasiru
31. Mohammad Bimo Putra
32. NenoMohammad Dwi Putra Wijaya
33. Muhamad Dzakwan Syafiq Monoarfa
34. Nareindra Dwi Agustian Reviater Silaen
35. Radid Ridho Achmad
36. Randy Prayitno SY . Mohl
37. Rilyo Rafly Kasim
38. Syalif Anugerah Farhan Mongilong
39. Taufik Daulima
40. Zacky Alisyaban Adiputra Sadu.