Kasus Bunuh Diri

Fikram Salilama Minta Pemprov Gorontalo Libatkan Dai Guna Tekan Angka Bunuh Diri

Fikram mendesak Pemerintah Provinsi Gorontalo agar bisa bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk mensosialisasikan keburukan perbuatan bunuh diri.

Penulis: Risman Taharudin | Editor: Fadri Kidjab
Tribungorontalo/Risman Taharuddin
Aleg DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Fikram AZ Salilama menilai fenomena bunuh diri di Gorontalo bukanlah kasus sepele.

Fikram mendesak Pemerintah Provinsi Gorontalo agar bisa bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk mensosialisasikan keburukan perbuatan bunuh diri.

Dia mengatakan, pemerintah perlu melibatkan para dai (pendakwah) untuk mensosialisasikan bahaya bunuh diri untuk masyarakat. DPRD disebut siap membantu anggarannya.

"Terjunkan semua para DAI yang dimiliki Gorontalo, setiap kelurahan bahkan harus membuat satu kegiatan dan di situlah para dai bersosialisasi atau dakwah," kata Fikram Salilama kepada TribunGorontalo.com, Senin (31/7/2023).

Fikram beranggapan, masyarakat luar daerah bisa memandang  kasus bunuh diri ini karena warga Gorontalo minim pemahaman agama.

Baca juga: Masyarakat Gorontalo Diminta Setop Unggah Kasus Bunuh Diri, Psikolog: Efek Dominonya Ngeri

Meski demikian, Fikram mengatakan, tingginya kasus bunuh diri di Provinsi Gorontalo perlu melihat latar belakang seseorang sampai mengakhiri hidupnya. Misalnya, karena masalah ekonomi. Namun, semua dipicu gangguan kesehatan mental.

Karena itu, dia menilai langkah dakwah bisa jadi salah satu solusi mengobati gangguan kesehatan mental masyarakat Gorontalo guna menekan angka kematian bunuh diri di Gorontalo. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved