Pemkot Gorontalo

Marten Taha Dianugerahi Tokoh Penggerak Koperasi di Tingkat Nasional

Wali Kota Gorontalo Marten Taha kembali dianugerahi sebagai Tokoh Penggerak Koperasi.

Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
Ist
Marten Taha dianguerahi Tokoh Penggerak Koperasi yang diserahkan langsung Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita, didampingi Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid pada Hari Koperasi ke 76 di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (22/7/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wali Kota Gorontalo Marten Taha kembali dianugerahi sebagai Tokoh Penggerak Koperasi di tingkat nasional.

Marten kali ini mendapatkan predikat penggerak koperasi tingkat Madya. Sebelumnya, ia hanya mendapatkan tingkat pratama.

Penganugerahan itu diserahkan langsung Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita, didampingi Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid pada Hari Koperasi ke 76 di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (22/7/2023).

Adapun predikat Madya diperoleh Marten karena perhatiannya terhadap perkembangan koperasi di Kota Gorontalo.

Whats-App-Image-2023-07-25-at-17-52-13-1

Marten menjelaskan, penghargaan yang diterima, merupakan hasil dari rangkaian penilaian yang dilakukan oleh Dewan Koperasi Indonesia.

Penilaian menggunakan beberapa indikator, diantaranya inovasi memajukan dunia koperasi melalui program dan kebijakan.

“Alhamdulillah Kota Gorontalo sudah dua kali menerima penghargaan penggerak koperasi, yang pertama tingkat pratama dan kedua tingkat madya. Dalam menilai Dekopin terus melakukan evaluasi serta mengamati kebijakan kita dalam memajukan koperasi itu sendiri," jelas Marten.

Adanya pencapaian tersebut, Marten berterima kasih kepada para pelaku usaha, baik dari koperasi maupun UMKM yang telah mendukung kebijakan pemerintah Kota Gorontalo.

Untuk menjaga eksistensi koperasi di Kota Gorontalo, kata Marten, Pemkot Gorontalo membuat kebijakan berupa intervensi agar koperasi tetap sehat.

“Intervensi yang kita lakukan mendorong agar koperasi terus hidup. Di Kota Gorontalo itu kurang lebih ada 28 koperasi aktif, mereka itu disentuh, agar kepengurusannya tetap eksis dan permodalannya terus berkembang," ujar Marten.

Tak hanya itu, Pemkot Gorontalo juga selalu mengawal dan memberikan penguatan juga bimbingan teknis. Sehingga, tatanan organisasi koperasi di Kota Gorontalo bisa teratur, termasuk tata cara pengelolannya.

Bagi Marten, koperasi di Kota Gorontalo harus tetap hidup. Sebab, koperasi merupakan pilar ekonomi masyarakat.

“Dengan adanya penghargaan ini, saya berharap semangat dan motivasi untuk mengembangkan koperasi di Kota Gorontalo semakin meningkat. Koperasi-koperasi yang sebelumnya tidak aktif diharapkan dapat bergabung kembali dan berkontribusi dalam memajukan perekonomian daerah," imbuhnya tegas.

Harapan Wali Kita Gorontalo dua periode itu sejalan dengan upaya Dinas Koperasi dan UMKM. Upaya tersebut untuk memberikan fasilitasi dan dukungan pada koperasi-koperasi agar tetap beroperasi.

"Dengan majunya koperasi, diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat dan membangkitkan perekonomian di Kota Gorontalo," tandasnya. ADV Pemkot Gorontalo

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved