Pemkot Gorontalo
Terjadi Kekosongan 4 Jabatan Kadis di Pemkot Gorontalo, Kini Diperebutkan 22 ASN
Kata Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, 4 posisi kadis itu kini diperebutkan oleh 22 Aparatur Sipil Negara (ASN) selevel eselon II.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kursi_Kadis.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebanyak 4 posisi kepala dinas (kadis) di Pemerintahan Kota Gorontalo dalam kondisi kosong.
Kata Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, 4 posisi kadis itu kini diperebutkan oleh 22 Aparatur Sipil Negara (ASN) selevel eselon II.
Adapun 4 posisi kadis itu yakni Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan.
Selain posisi jabatan kadis, juga ada posisi staf ahli yang kini dibuka untuk bidding oleh Pemkot Gorontalo.
Adapun seleksi untuk posisi-posisi ini berlangsung di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (20/7/2023).
Dihadiri langsung oleh Wali Kota Gorontalo dan para pejabat Pemkot Gorontalo lainnya.
"Saya sebagai pembina kepegawaian di Pemkot Gorontalo, diwajibkan untuk menyeleksi secara terbuka kepada para pejabat itu," ujarnya.
Dengan begitu, melalui seleksi tersebut, Marten berharap penyeleksian dapat menghasilkan pimpinan yang berkualitas dan memiliki etos kerja yang baik.
Tak hanya itu, Marten juga menginginkan pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial, dan bidang ataupun teknis.
"Yang paling penting dari semua itu, yaitu leadership, kepemimpinan dalam menjalankan tugas," jelas Marten tegas.
Diketahui sebelumnya, 22 peserta itu telah menjalani ujian asesmen yang berlangsung Kantor Regional BKN Manado, Sulawesi Utara.
Kemudian, hari ini sementara mengikuti ujian penulisan makalah berlangsung di Hotel Grand Q, Kamis (20/7/2023).
"Ini yang mau diambil hanya lima orang dari 22 peserta, nah saya juga akan menguji dari lima orang terpilih nanti. Saya akan lihat apa sesuai dengan harapan para dinas atau tidak," tandasnya. (*)