UT Gorontalo
Universitas Terbuka Gorontalo Terapkan 3 Skema UAS, Mudahkan Mahasiswa Penyandang Disabilitas
Universitas Terbuka (UT) Gorontalo melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk program diploma, sarjana dan pascasarjana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ut-uas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Universitas Terbuka (UT) Gorontalo melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk program diploma, sarjana dan pascasarjana.
Tahun ini, mahasiswa penyandang disabilitas atau tuna netra turut mengikuti UAS.
Ia adalah Andri Wartabone, berprofesi sebagai Keyboardist yang sering mengisi event atau pun hajatan.
Pria kelahiran Bakida, Kabupaten Bolmong Selatan tahun 1998 ini merupakan mahasiswa Semester VI program studi S1-Ilmu Pemerintahan.
Keterbatasan Andri tidak mengerutkan semangatnya dalam menggapai cita-cita menjadi sarjana.
Andri kini menjabat Ketua Gerakan Mahasiswa UT Gorontalo.
Andri beserta mahasiswa lainnya mengikuti UAS. Dimulai Ujian Online Tugas Akhir Program (UO TAP) dan Ujian Online Mata Kuliah (UO MK).
Ujian berlangsung di Kantor Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Gorontalo, Jl Achmad Nadjamudin No 27, Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Berbeda dengan Perguruan Tinggi lonvensional, pelaksanaan UAS di UT menerapkan tiga skema ujian.
Pertama, Ujian Tatap Muka, lalu Ujian Online, kemudian Take Home Exam (THE).
Ketiga skema tersebut disesuaikan karakteristik mata kuliah, di mana setiap mahasiswa wajib menempuh semua jenis ujian ini.
Sebelumnya juga telah dilaksanakan Ujian Tatap Muka dan THE.
Saat ini tengah berlangsung UAS dengan skema Ujian Online diikuti oleh 855 mahasiswa berdomisili di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.
UAS dimulai dari tanggal 11 Juli sampai 30 Juli 2023.
Terdapat dua jenis Ujian Online, yaitu Ujian Online Mata Kuliah dan Ujian Online Tugas Akhir Program.