Pemkot Gorontalo
Sekda Kota Gorontalo Sebut Pemilu 2024 Bisa Tentukan Masa Depan Indonesia
Karenanya, Ismail mengajak jajaran Pemkot Gorontalo menyukseskan pemilu 2024. Terutama agar terlaksana dengan damai dan berintegritas.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1172023_Ismail-Majid-Sekda-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Kota - Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid menyebut pemilu 2024 bisa menentukan masa depan Indonesia.
Karenanya, Ismail mengajak jajaran Pemkot Gorontalo menyukseskan pemilu 2024. Terutama agar terlaksana dengan damai dan berintegritas.
Pesta rakyat yang digelar tiap lima tahun itu, menurut Ismail, sangat menentukan perjalanan bangsa Indonesia di masa akan datang.
Sebab, baginya, Pemilu 2024 merupakan tahapan bagi bangsa indonesia untuk menentukan perjalanan bangsa ini.
"Melalui Pemilu 2024, kita bisa memilih pemimpin di masa depan," ujar Ismail.
Hal tersebut diungkapkan Ismail, usai menghadiri Rapat Forkopimda Provinsi Gorontalo yang dirangkaikan dengan Deklarasi Pemilu Damai Bermartabat dan Berintegritas.
Kegiatan tersebut berlangsung di GPCC Kota Gorontalo, Senin (10/7/23).
Kata Ismail, Pemkot Gorontalo juga turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar pemerintah Provinsi Gorontalo tersebut.
Sebab, kegiatan itu dapat meningkatkan pengetahuan demokrasi tentang pemilu.
Ismail meyakini, dengan deklarasi bersama akan memperkuat komitmen setiap daerah untuk menciptakan pemilu yang damai dan bermartabat.
"Saya mewakili Wali Kota Gorontalo, sangat mengapresiasi kegiatan ini. tentunya pemahaman kita terhadap demokrasi pemilu harus kita tingkatkan lewat kegiatan seperti ini, sehingga pemilu tahun 2024 bisa berjalan sukses, damai dan bermartabat," ucapnya.
Dalam menyukseskan pemilu, kata Ismail, partisipasi masyarakat juga sangat berpengaruh.
Karenanya, Ia berharap pemilu harus berlandaskan asas pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber Jurdir).
"Tentunya untuk menciptakan pemilu yang damai dan bermartabat harus didukung oleh semua komponen baik pemerintah, TNI dan Polri, KPU, Bawaslu serta masyarakat," tandasnya. ADV Pemkot Gorontalo (*)