PEMPROV GORONTALO
Upiya Karanji dan Karawo Gorontalo Dipamerkan di Hotel Bintang 5 Jakarta, Didukung Sandiaga Uno
Kain Karawo dan Upia Karanji tampak menghiasi loby hotel bintang 5. Adapun pameran ini merupakan upaya promosi potensi Gorontalo di mata wisatawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/472023_ornamen-Gorontalo-hiasi-lobby-Hotel-Borobudur.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sejumlah potensi Gorontalo dipamerkan di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (4/7/2023).
Kain Karawo dan Upia Karanji tampak menghiasi loby hotel bintang 5. Adapun pameran ini merupakan upaya promosi potensi Gorontalo di mata wisatawan.
Nantinya, lobi hotel di ibu kota negara itu, akan dihiasi oleh dekorasi dan ornamen bernuansa Gorontalo.
Ada Puade (pelaminan) dan patung sepasang pengantin lengkap dengan pakaian adat.
Informasi yang diterima TribunGorontalo.com, promosi potensi pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Gorontalo itu akan berlangsung hingga 31 Juli 2023.
Ajang promosi bertajuk Discover Gorontalo itu dalam rangka memperingati HUT ke-50 Hotel Borobudur.
Pembukaan siang tadi diisi dengan Table Top Tourism Meeting G to G dalam bentuk diskusi panel antara pemerintah se kawasan Sulawesi.
Acara itu diharapkan bisa melahirkan rekomendasi pengembangan pariwisata baik antar pemerintah dengan pihak swasta.
Pembukaan acara dihadiri dan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahudin Uno, Selasa (4/7/2023).
Ditandai dengan pengguntingan pita didampingi Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya di depan tangga lobi utama hotel.
Menparekraf Sandiaga mengapresiasi pelaksanaan Discover Gorontalo yang mengangkat tema “Let’s Travel to Sulawesi”.
Menurutnya tema itu menarik karena pariwisata dan ekonomi kreatif Gorontalo merupakan ekosistem yang berhubungan dengan daerah lain di Pulau Selebes.
“Sulawesi ini harus dilihat dalam suatu ekosistem. Jadi kalau kita hanya pasarkan Gorontalo saja ini enggak ada sinergi, tapi kalau kita bilang let’s travel to Sulawesi ini akan memperkuat branding tourism kita,” kata Sandiaga.
Sandiaga berharap event promosi pariwisata ini bisa membantu mewujudkan target pemerintah untuk menaikan tingkat kunjungan wisata Nusantara.
Tahun lalu sekitar 770 juta diharapkan naik tahun ini menjadi 1,4 miliar wisatawan.