Bea Cukai Permudah Ekspor Komoditi Gorontalo ke Luar Negeri
Bea cukai sebelumnya sudah mempunyai program mendorong UMKM Gorontalo bisa menjual produknya hingga keluar negeri.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Reporter: Prailla Libriana
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bea Cukai Siap mempermudah UMKM Gorontalo dalam mengekspor barang keluar negeri, Jumat (16/5/2023).
"Kalau kita sih siap support," ujar Kardianto, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Gorontalo kepada TribunGorontalo.com, Jumat (16/6/2023).
Bea cukai sebelumnya sudah mempunyai program mendorong UMKM Gorontalo bisa menjual produknya hingga keluar negeri.
"Kita ini sebenarnya ada program orientasi pendampingan UMKM supaya bisa menjual produknya secara ekspor," jelasnya.
Pihak Bea cukai pun pernah mengekspor UMKM milik masyarakat Gorontalo keluar Indonesia
UMKM kepiting dan lobster yang berhasil bea cukai Gorontalo ekspor ke negara singapura.
"Kita dampingi dari awal tahun, dan akhirnya berhasil kita ekspor," ungkapnya.
Proses pengiriman UMKM kepiting ini pun masih transit ke bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Hal ini dikarenakan di Gorontalo belum mempunyai pintu internasional yang memudahkan barang yang akan masuk ke Indonesia maupun akan keluar dari Indonesia.
Namun, kata Kardianto ada beberapa hal sebenarnya bisa menghambat ekspor UMKM Gorontalo ini.
UMKM yang berpotensi sangat besar untuk di ekspor keluar negeri adalah ikan tuna.
Tapi tuna ini tidak bisa di ekspor dikarenakan kurangnya transportasi yang ada di Gorontalo.
Selain itu, di Provinsi Gorontalo baik bandara dan di pelabuhan tidak mempunyai pintu internasional.
Akhirnya, ada masyarakat yang ingin mengeksportasi ini merasa kesusahan untuk mengirimkan barang keluar negeri.
"Maskapai mahal karena tidak ada direct-nya," jelasnya.
Padahal, di Provinsi Gorontalo kata kardianto produksi tuna sangat bagus.
"Memang di Gorontalo ini yang paling diandalkan adalah tuna," ujarnya.
Kata Kardianto, pihaknya akan membantu masyarakat yang mempunyai UMKM agar bisa menjagkau pangsa pasar di luar negeri.
"Pingin berkembang UMKMnya, mau tanya-tanya mengenai ekspor, silakan datang ke kita. Kita akan dengan senang hati melakukan pendampingan untuk dokumen administrasinya,"jelasnya.
Kardianto mengaku, bea cukai Gorontalo akan senang membantu bagi masyarakat yang ingin produk UMKMnya berkembang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1762023_Pelabuhan-Anggrek.jpg)