PUPR Provinsi Gorontalo
PUPR Provinsi Gorontalo Kembali Gelar Rapat Bahas Pembangunan Akses Bandara Pohuwato
Dikatakan Meykowati Isa Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, tujuan dilaksanakan rapat untuk mereview hasil Mutual Check Nol
Penulis: Risman Taharudin | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2652023_Meykowati-Isa-Kepala-Bidang-Bina-Marga.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo menggelar rapat persiapan pembangunan akses menuju Bandara Pohuwato di Desa Imbodu.
PUPR-PKP langsung melakukan peninjauan lokasi pembangunan di Kecamatan Randangan.
Dikatakan Meykowati Isa Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, tujuan dilaksanakan rapat untuk mereview hasil Mutual Check Nol (MC-0).
Rapat juga untuk memaksimalkan pekerjaan pembangunan akses Bandara Pohuwato di lapangan nanti.
"Sebelum pekerjaan dimulai, rapat PCM harus dilaksanakan agar hasil MC-0 di lapangan serta dokumen perencanaan bisa sesuai," tuturnya.
Memaksimalkan pekerjaan pembangunan akses Bandara Pohuwato di lapangan tentu perlu dipastikan segala hal, seluruh jajaran turun langsung bersama-sama ke lokasi pekerjaan. Di didampingi inspektorat serta tim pendamping dari polda gorontalo dan kejaksaan
Meykowati menambahkan, lebar jalan akses Bandara Pohuwato nantinya akan menjadi 7 meter.
Karena dari hasil PCM dan peninjauan langsung di lokasi, eksisting lebar badan jalan saat ini hanya 6 meter.
Tidak hanya lebar jalanan, beberapa titik di lokasi pekerjaan itu nantinya akan dipasang box culvert agar badan jalan nanti tidak digerus dan dirusak oleh luapan air.
"Daerah atau lokasi jalan akses bandara ini sering terjadi banjir, sehingga mencegah rusaknya badan jalan nanti, akan dibuatkan saluran drainase akan ada pemasangan box culvert di beberapa titik tertentu, agar badan aman dari luapan air yang sewaktu-waktu bisa terjadi," imbuhnya.
Panjang penanganan akses Bandara Pohuwato, sepanjang 9 kilometer dengan pekerjaan rekonstruksi sepanjang 2,4 kilometer.
Pekerjaan itu, nantinya menggunakan timbunan pilihan (URPIL), Timbunan Kelas A dan B.
Juga menggunakan Asphalt lapis dua yaitu Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC) dan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-BC).
Pekerjaan itu dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 15,1 miliar dengan waktu pekerjaan selama 210 hari kalender kerja
Kepala bidang marga itu berharap, pembangunan jalan akses bandara dapat membantu Program Strategis Nasional (PSN) dan membantu pemerataan pembangunan infrastruktur.
"Mudahan-mudahan pekerjaan ini akan selesai tepat waktu, tepat mutu dan tepat kualitas, sehingga selain dapat membantu program pemerintah pusat juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," tandasnya. ADV PUPR Provinsi Gorontalo (*)