Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Gorontalo

Demi Kurikulum Merdeka, Marten Taha Tegas Pemkot Gorontalo Selektif Pilih Kepala Sekolah

Karena itu, dalam beberapa tahun belakangan sejak dipimpin Marten Taha, Pemkot Gorontalo melakukan seleksi ketat untuk kepala sekolah. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Demi Kurikulum Merdeka, Marten Taha Tegas Pemkot Gorontalo Selektif Pilih Kepala Sekolah
TribunGorontalo.com
Potret guru di kelas. Saat ini Pemkot Gorontalo tengah menggenjot Kurikulum Merdeka. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Marten Taha meminta Pemkot Gorontalo selektif pilih kepala sekolah. 

Karena itu, dalam beberapa tahun belakangan sejak dipimpin Marten Taha, Pemkot Gorontalo melakukan seleksi ketat untuk kepala sekolah. 

Apalagi, sejak Gorontalo jadi daerah pengujian implementasi kurikulum merdeka. 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Husin Ali mengatakan, mekanisme seleksi kepala sekolah cukup ketat.

"Alhamdulillah dengan regulasi yang kita terapkan pemilihan kepala sekolah itu dengan mekanisme yang ketat," kata Husin.

Sejak tahun 2021 Kota Gorontalo dipilih sebagai daerah piloting implementasi kurikulum merdeka. 

"Ini sudah jalan tahun ketiga sejak pertama dipilih sebagai daerah piloting implementasi kurikulum merdeka," tambahnya.

Seleksi kepala sekolah dilakukan juga dalam rangka terpilihnya Kota Gorontalo dalam menjalankan program sekolah penggerak dari tahun 2020.

Kepala sekolah yang dipilih harus sudah terdaftar sebagai calon kepala sekolah, dan memiliki nomor induk sebagai calon kepala sekolah.

Proses tersebut menurut Husin sejalan dengan kebijakan dari Wali Kota Marten Taha yang mengharuskan kepala sekolah yang diangkat harus sesuai regulasi.

"Begitu masuk program implementasi kurikulum merdeka, itu beda lagi. Nah kepala-kepala sekolah yang terbaik ini yang backup kita," imbuh Husin.

Dengan begitu, kualifikasi kepala sekolah di Kota Gorontalo cukup memadai dan mendukung semua kebijakan. Termasuk implementasi kurikulum merdeka.

"Untuk implementasi kurikulum merdeka di Provinsi Gorontalo kita pilotingnya," tutup Husin. 

Selain program-program tersebut, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo juga memiliki program lain yang dijalankan, salah satunya adalah Komunitas Belajar. Adv Pemkot Gorontalo (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved