Pj Gubernur Gorontalo
Ismail Pakaya Pj Gubernur Gorontalo Tiba di Bandara Djalaludin, Disambut Adat Mopotilolo
Menggunakan songkok hitam dan kemeja putih, Ismail Pakaya tampak dipayungi oleh pemangku adat. Ini merupakan hari pertama Ismail Pakaya memulai kerj
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1352023_ismail-pakaya_pj-gub_bandara-djalaludin-gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ismail Pakaya sebagai Pj Gubernur Gorontalo tiba di bumi “Serambi Madinah”, ia disambut dengan adat Mopotilolo.
Menggunakan songkok hitam dan kemeja putih, Ismail Pakaya tampak dipayungi oleh pemangku adat.
Ini merupakan hari pertama Ismail Pakaya memulai kerja-kerjanya sebagai Pj Gubernur Gorontalo.
Tak mau berlama-lama di Jakarta, ia segera pulang kampung (pulkam) memimpin Gorontalo.
Tarian langga mengantarkan langkah Ismail Pakaya menuju ruang VIP bandara lama Djalaludin.
Bersama istrinya, ia disambut meriah. Bukan hanya oleh lembaga adat, namun juga oleh para pejabat Forkopimda serta masyarakat.
Wajar, hampir separuh karir Ismail Pakaya ini memang dihabiskan di Gorontalo. Ia memang sebagai staf ahli Kemenaker di Jakarta.
Namun, ia memulai karirnya dari bawah, menjadi kepala dinas sejumlah instansi di awal-awal Provinsi Gorontalo terbentuk.
Karir terakhir Ismail Pakaya di Gorontalo adalah sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato pada 2012.
Setelah itu, ia mulai berkarir di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Adat Mopotilolo
Mopotilolo adalah rangkaian adat dalam rangka menyambut setiap pejabat tinggi Negara yang baru pertama kali datang ke Gorontalo.
Adat ini adalah tanda memperoleh restu dari masyarakat dan bebas bertugas di Gorontalo.
Penyambutan Ismail Pakaya dilaksanakan oleh para pemangku adat U Duluwo Limo Lo Pohalaa (dewan adat dari lima negeri adat Gorontalo).
Penyambutan adat Mopotilolo diiringi tabuhan genderang adat dan tarian Langga atau tarian perang Gorontalo.