Ferry Gorontalo
Kapal Ferry Gorontalo Rute Wakai-Ampana Berhenti Beroperasi Mei 2023 Gara-gara Ini
Penyebabnya, Ferry Gorontalo bernama KMP Tuna Tomini ini sedang dalam masa perawatan (maintenance).
Penulis: Redaksi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1152023_ferry-Gorontalo_ship-docking.jpg)
Reporter: Prailla Libriana
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Otoritas resmi menginformasikan kapal Ferry Gorontalo rute Wakai-Ampana Sulawesi Tengah (Sulteng) tak beroperasi sejak awal Bulan Mei 2023.
Penyebabnya, Ferry Gorontalo bernama KMP Tuna Tomini ini sedang dalam masa perawatan (maintenance).
Kasatpel Pelabuhan Gorontalo menyebut, satu dari dua Ferry Gorontalo itu kini ada di Pengedokan kapal (Ship Docking) Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).
Aswin Lumula, Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Ferry Gorontalo menjelaskan, perawatan kapal diperlukan untuk membersihkan badan kapal.
Memperbaiki kerusakan-kerusakan serta mengecat badan kapal di bawah garis air.
Katanya, kapal itu berada di PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Pelabuhan Bitung. Saat ini diperiksa oleh BKI yang merupakan badan klasifikasi nasional.
Baca juga: Jadwal Kapal Ferry Gorontalo-Pagimana Sulteng Hari Ini 11 Mei 2023
"Kalau untuk docking itu, setahun sekali dia (kapal) harus di docking," kata Aswin.
Kata Aswin, Docking tersebut dilakukan guna memastikan dengan benar kapal tersebut layak untuk berlayar kembali.
Semua kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ferry pasti ada yang harus masuk masa docking.
"Semua perusahaan Ferry begitu, ada docking tahunannya," ucap Aswin.
Masa dockingan kapal ini kata Aswin, telah dijadwalkan setiap tahun sekali.
"Kalau dia (kapal) harus docking, ya harus docking," ucap Aswin.
Aswin pun mengungkapkan jika hanya sedikit perbaikan yang dilakukan pada kapal tersebut, maka waktu dockingan kapal tersebut hanya sebulan. Lalu kapal pun sudah bisa kembali berlayar.
"Tetapi tidak menutup kemungkinan, karena di sana itu banyak hal yang diperiksa terutama komponen-komponen yang penting," jelas Aswin.
"Dari mesinnya, ketebalan lantainya harus diperiksa semua itu," tambahnya.
Lanjutnya, dari perbaikan itu diharapkan kapal dapat berlayar dengan baik.
"Sehingga keluar docking, kapal itu benar-benar layak dan siap untuk dioperasikan," imbuhnya.
Jadi masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut dengan menggunakan KMP Tuna Tomini dari Ampana ke Gorontalo tidak perlu merasa khawatir.
Masyarakat dapat melakukan perjalanan darat dahulu dari Ampana ke Pagimana lalu menaiki KMP Moinit.
Masyarakat juga bisa menaiki kapal tol laut sebagai alternatif kapal lainnya.
"Jadi masih bisa diatasi oleh KMP Moinit dan kapal tol laut," tukas Aswin.
Untuk lama masa dockingan KMP Tuna Tomini, Kata Aswin, pihaknya belum bisa memastikan berapa lama.
"Tapi biasanya dia (kapal) hanya sebulan kalau memang perbaikannya ringan," jelas Aswin.
KMP Moinit rute Gorontalo-Pagimana Luwuk kata dia, akan segera masuk docking.
"Setelah Tuna Tomini masuk, bulan depannya Moinit yang docking tahunan," jelasnya.
Dari docking ini, penumpang KMP Moinit bertambah sekira 10-20 persen.(*)