Kamis, 12 Maret 2026

Ferry Gorontalo

Kapal Ferry Gorontalo Rute Wakai-Ampana Berhenti Beroperasi Mei 2023 Gara-gara Ini 

Penyebabnya, Ferry Gorontalo bernama KMP Tuna Tomini ini sedang dalam masa perawatan (maintenance). 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi |
zoom-inlihat foto Kapal Ferry Gorontalo Rute Wakai-Ampana Berhenti Beroperasi Mei 2023 Gara-gara Ini 
istimewa
Setiap kapal ferry Gorontalo akan mendapat gilirin perawatan dan masuk ship docking di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). 

Reporter: Prailla Libriana

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Otoritas resmi menginformasikan kapal Ferry Gorontalo rute Wakai-Ampana Sulawesi Tengah (Sulteng) tak beroperasi sejak awal Bulan Mei 2023. 

Penyebabnya, Ferry Gorontalo bernama KMP Tuna Tomini ini sedang dalam masa perawatan (maintenance). 

Kasatpel Pelabuhan Gorontalo menyebut, satu dari dua Ferry Gorontalo itu kini ada di Pengedokan kapal (Ship Docking) Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). 

Aswin Lumula, Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Ferry Gorontalo menjelaskan, perawatan kapal diperlukan untuk membersihkan badan kapal. 

Memperbaiki kerusakan-kerusakan serta mengecat badan kapal di bawah garis air.

Katanya, kapal itu berada di PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Pelabuhan Bitung. Saat ini diperiksa oleh BKI yang merupakan badan klasifikasi nasional.

Baca juga: Jadwal Kapal Ferry Gorontalo-Pagimana Sulteng Hari Ini 11 Mei 2023

"Kalau untuk docking itu, setahun sekali dia (kapal) harus di docking," kata Aswin.

Kata Aswin, Docking tersebut dilakukan guna memastikan dengan benar kapal tersebut layak untuk berlayar kembali.

Semua kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ferry pasti ada yang harus masuk masa docking.

"Semua perusahaan Ferry begitu, ada docking tahunannya," ucap Aswin.

Masa dockingan kapal ini kata Aswin, telah dijadwalkan setiap tahun sekali.

"Kalau dia (kapal) harus docking, ya harus docking," ucap Aswin.

Aswin pun mengungkapkan jika hanya sedikit perbaikan yang dilakukan pada kapal tersebut, maka waktu dockingan kapal tersebut hanya sebulan. Lalu kapal pun sudah bisa kembali berlayar.

"Tetapi tidak menutup kemungkinan, karena di sana itu banyak hal yang diperiksa terutama komponen-komponen yang penting," jelas Aswin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved