Selasa, 17 Maret 2026

Agus Lahinta Curhat Bisa Bawa Karawo ke Amerika dan New Zealand

Agus Lahinta ini sukses memperkenalkan karawo hingga ke mancanegara. Dua di antaranya adalah Amerika dan New Zealand.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi |
zoom-inlihat foto Agus Lahinta Curhat Bisa Bawa Karawo ke Amerika dan New Zealand
TribunGorontalo.com
Agus Lahita pemilik Rumah Karawo Gorontalo. 

Reporter: Prailla Libriana

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ada kisah inspiratif dari Sosok Agus Lahinta, pemilik Rumah Karawo Gorontalo yang berada di Jl Palma, Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Kamis, (11/5/2023).

Agus Lahinta ini sukses memperkenalkan karawo hingga ke mancanegara. Dua di antaranya adalah Amerika dan New Zealand.

Rumah karawo ini dibangun atas inisiatif Agus Lahinta melestarikan kerajinan lokal Gorontalo. Apalagi, karawo ini saat itu kurang dilirik. 

Agus Lahinta sebelumnya bekerja sebagai pewara (MC). Saat itu, ia selalu menggunakan kemeja dengan motif karawo. 

Ia memadukan karawo dengan kain nusantara seperti songket. Agus Lahinta menceritakan kisahnya kala TribunGorontal.com berkunjung ke Rumah Karawo, Kamis (11/5/2023).

Kata Agus, Rumah Karawo Gorontalo memiliki dua lantai. Lantai dasar merupakan pusat penjualan barang anyaman karawo, dan untuk lantai dua adalah Museum dari Rumah Karawo Gorontalo.

Mengintip Museum Karawo

Agus Lahinta, pemilik dari Rumah Karawo ini kepada TribunGorontalo.com, Kamis (11/5/2023) mengatakan lantai dua dari Rumah Karawo ini adalah Museum dari Rumah Karawo Gorontalo.

"Yang saya bangun ini adalah museum, kalau selama ini kan orang melihat museum, tapi inilah museum hasil saya," ujar Agus.

Ada beberapa barang antik di dalam Museum Karawo tersebut. 

Mulai dari mesin jahit pertama yang digunakan oleh penjahit baju karawo, terdapat desain baju galenggo pertama yang dikolaborasikan dengan kain karawo, dan juga beberapa barang yang dibuat karawo seperti sarung bantal sofa dan taplak meja. 

Ada juga setelan kemeja dengan celana. Kemeja tersebut terdapat sulaman karawo berbentuk hiu paus.

"Ini ada baju yang pernah saya bawa ke Amerika buat show-show," kata Agus.

Terdapat juga beberapa koran dan hasil skripsi mahasiswa yang memuat berita mengenai Rumah Karawo by Agus Lahinta.

"Ini tuh koran tapi ada berita," ungkap dia.

Produk Rumah Karawo ini pun telah dibawa Agus hingga ke mancanegara.

"Luar negeri pasti, kalau Indonesia pastinya show di Jakarta," ungkap Agus. 

Agus mengungkapkan bahwa tidak semua hasil sulaman karawo yang ia bawa, hanya tertentu saja.

"Kayak baju-baju orang chinese pakai karawo semua," ungkapnya sambil menatap foto yang menampilkan seluruh anggota keluarga cina menggunakan baju karawo.

Produksi karawo pun dilakukan sendiri oleh Rumah Karawo Gorontalo.

"Ada pengrajin di Telaga, di sini produksi untuk jahit," jelas Agus.

Awal Mula Merintis Rumah Karawo Gorontalo

Rumah Karawo Gorontalo ini telah dirintis oleh Agus Lahinta sejak tahun 2014. 

Pada Agustus 2014, pra produksi Rumah Karawo ini dibuat sebagai pesanan orang luar Gorontalo. 

Pada Oktober 2014 pertama kali 10 produksi pertama Rumah Karawo dikeluarkan dan dipasarkan secara online dan disambut gembira.

"Jadi tahun 2014 itu pertama kali saya mengeluarkan produksi dengan brand Rumah Karawo," kenang Agus.

Rumah Karawo kala itu belum berbentuk seperti sekarang. Agus mengungkapkan ia pertama hanya jualan online karena belum mempunyai tempat dan uang untuk mendirikan toko.

Hingga Juni 2015, Rumah Karawo menjual produknya secara online sampai dengan membuka sendiri butik di ruang tamu di rumah pribadi keluarga.

"Jadi di ruang tamu saya yang berukuran 4x6 meter, di  situlah saya buat butik pertama kali dari Rumah Karawo," tambahnya.

Tapi dari hal ini, Agus melihat bahwa inilah momen untuknya memperkenalkan karawo ke masyarakat luas.

"Saya menikmati proses itu, dari tidak ada menjadi ada seadanya kemudian dia berkembang, tumbuh menjadi yang seperti sekarang ini," jelas Agus.

Pria kelahiran Gorontalo ini pun mengakui warga Gorontalo mulai kenal Rumah Karawo ini pada Juni 2015 dan dibangun Rumah Karawo ini pada Januari 2021 dan launching di Agustus 2021.

"Kurang lebih ada 6 tahun saya di rumah itu," ujar Agus.

Meskipun kala itu masih di rumah, Agus Lahinta sudah pernah menginjakkan kaki ke Amerika dan New Zeland. Selain itu, beliau pernah show-show di Jakarta.

"Dari tempat yang kecil itu," kata Agus.

Awal 2017 dengan dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Gorontalo dan Bank Indonesia, Rumah Karawo mendapatkan kesempatan untuk tampil di Indonesia Fashion Week 2017 memperkenalkan karawo dalam pagelaran The Touch Of Karawo dan berkenalan dengan Yurita Puji desaigner ibu kota. 

Tahun 2017 juga Rumah Karawo menjadi salah satu UMKM Unggulan Binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Gorontalo.

"Saya (Rumah Karawo) yang pertama kali gabung menjadi bagian dari UMKM," ujar Agus.

Banyak peluang dan kesempatan mengangkat dan memperkenalkan karawo di ajang Nasional bahkan internasional.

Berikut ajang internasional yang diikuti oleh Rumah Karawo:

- Culture Fashion Week di New York 2017

- IFW 2018 dan 2019

- Artistant Exhibition di New York USA 2018,

- Desainer Host PGA RCTI 2017

- Misi Budaya ke New Zealand bersama pak Rahmat Gobel 2018

- Produk UMKM terbaik 5 dengan curator Mrs. Jeniffer Isaacson dari LA, USA,

Minat karawo bukan lagi pada masyarakat Gorontalo namun juga orang luar Gorontalo. 

Banyak juga usaha-usaha karawo baru bermunculan, hal ini menandakan minat terhadap Karawo Gorontalo semakin berkembang.

Rumah Karawo mengeluarkan berbagai koleksi untuk memperkaya perkembangan karawo. 

Perubahan motif dilakukan di awal 2017 dan diiringi dengan keluarnya berbagai tema desain untuk kebutuhan pasar. 

Tak hanya sampai disitu, Agus masih ingin menaikkan level lagi, berkembang lagi. 

Maka di tahun 2020 dia kembali membuat sebuah perencanaan. 

Tahun 2020 adalah tahun harapan bagi Rumah Karawo. Segala impian coba dipersiapkan di tahun itu agar dapat di eksekusi. 

Membangun satu konsep one stop shopping adalah impian bagi Rumah Karawo. Dapat berbelanja, berwisata hingga belajar disini.

Konsep ini yang coba dikembangkan pada tahun 2020. Namun karena Covid-19 melanda, maka impian ini sempat tertunda dan baru dieksekusi pada 2021.

"Dan ternyata di tahun 2020 itu saya mendapatkan ujian serta rezeki yang sepaket," ujar dia.

Dan akhirnya di tahun 2021, Agus mulai merasakan hasil dan perjuangannya di Rumah Karawo.

12 Oktober 2021 adalah saat Grand Opening The New Rumah Karawo yang diresmikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Bapak Rahmat Gobel.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved