Viral Guru Muda Dapat Ancaman setelah Lapor Dugaan Pungli, Akhirnya Pilih Mundur dari CPNS
Guru muda di Pangandaran mengaku dapat banyak intervensi setelah melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) saat mengikuti pelatihan CPNS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/guru-muda-yang-viral-setelah-curhat-mengundurkan-diri-sebagai-CPNS-Kabupaten-Pangandaran.jpg)
"Yang bikin jengkelnya tuh, ikut engak ikut sama rombongan (harus bayar). Kalau saya kan naik motor, dari Pangandaran ke Bandung. Ada juga kan orang yang engak bisa ikut karena lagi hamil atau lagi sakit itu juga disuruh bayar. Makanya, bagi saya jengkel aja gitu," ucapnya.
"Tapi, ya udah saya bayar pada waktu itu. Terus pada waktu lastar, tiba-tiba ditagih lagi uang sebesar Rp 350 ribu."
Baca juga: Adhan Dambea Sebut Durasi Jabatan Pj Gubernur Gorontalo Harus Minimal 2 Tahun
Husein sangat menyayangkan atas aturan tersebut karena menurutnya bagi beberpa orang uang tersebut cukup besar.
Bahkan, pada saat itu ia belum mendapatkan gaji selama 3 bulan.
"Apalagi, pada waktu itu kita digaji selama 3 bulan belum dibayar. Benar-benar belum dibayar, di rapel katanya. Ya, udah. Tapi, kan jadi berat banget gitu," katanya.
Husein ternyata sosok yang tidak mau bungkam atau berani berbicara akan sesuatu hal yang dirasanya janggal.
Pada saat itu ia bicara dengan si penagih bahwa dirinya sudah memiliki uang lagi.
"Saya kasih screenshot isi rekening saya enggak ada. Di Rp500 ribu saja enggak ada di rekening waktu itu," ucapnya.
Husein pun melaporkan tagihan tersebut setelah diskusi dengan teman-temannya.
"Jadi, saya lapor di lapor.go.id, saya kasih cantumannya, saya kasih screenshot penagihannya, saya kasih bukti transfernya disitu dengan kata-kata yang baik, dengan kata-kata yang saya pikirkan bersama teman-teman saya."
Setelah melaporkan hal tersebut, Husein mengaku mendapatkan intimidasi dari sejumlah orang.
"Enggak lama dari laporan yang saya kirim, dicari tiba-tiba, dicari siapa yang lapor. Karena banyak yang dituding, saya kasihan enggak mau merugikan orang. Saya ngaku saja bahwa itu saya yang ngelapor," kata Husein.
Baca juga: Sebut Miliki 8 Bukti, Kuasa Hukum Agnes Laporkan Mario Dandy atas Kasus Pencabulan terhadap Kliennya
Tak lama, Husein pun langsung menghadap ke kantor BKSDM Pangandaran.
Husein mengaku saat datang, suasananya cukup tidak bersahabat.
Husein mengatakan, dirinya dikelilingi setidaknya 12 orang dan langsung diserbu pertanyaan.