Insiden Berdarah di Kota Gorontalo, Dua Kubu Saling Serang Barang Tajam, Polisi Buru Para Pelaku
Saat ini, insiden berdarah tersebut masih didalami oleh Polresta Gorontalo Kota. Saat dikonfirmasi, Selasa (9/5/2023) Kapolresta Kombes Ade Permana
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/952023_Kapolresta-Gorontalo-Kota.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Insiden berdarah di depan Makro Dept Store, Kota Gorontalo pada 7 Mei 2023 kemarin menimbulkan ketakutan.
Saat ini, insiden berdarah tersebut masih didalami oleh Polresta Gorontalo Kota. Saat dikonfirmasi, Selasa (9/5/2023) Kapolresta Kombes Ade Permana mengaku tengah mengusut insiden itu.
Sebab, bentrokan tersebut terjadi hingga menimbulkan beberapa korban.
Kata Ade, pihaknya juga telah menerima laporan terkait bentrokan tersebut.
"Saat ini tim Resmob Rajawali sedang melakukan penyelidikan," ungkap Ade.
Baca juga: Pasca Insiden Berdarah Gorontalo, Pesan Berantai Tersebar, Ingatkan Soal Tawuran Antar Kubu Preman
Hingga saat ini, beberapa orang telah diamankan oleh Tim Rajawali untuk diambil keterangan dalam mengungkap motif hingga terjadinya perkelahian antara dua kubu tersebut.
“Jadi sudah ada beberapa yang kami amankan untuk diambil keterangan. Tidak menutup kemungkinan dari orang yang diamankan ini adalah pelaku pembunuhan," ujarnya.
Adanya kejadian ini, masyarakat juga sempat menerima pesan berantai untuk tidak melewati beberapa jalan yang ada di Kota Gorontalo.
Terutama Jalan HB. Jasin tempat kejadian penganiayaan saat bentrokan, Jalan Tengah, kompleks pasar sentral, dan kompleks KFC dan Gelael.
Pesan berantai itu tersebar karena adanya isu aksi balas dendam antara dua kubu yang saling bentrok tersebut.
Menanggapi pesan berantai ini, Ade mengatakan, bahwa pihaknya serta Polsek Kota Selatan terus melakukan patroli di wilayah yang dianggap rawan Kamtibmas.
"Mari sama sama kita menjaga Kamtibmas Kota Gorontalo, tidak terpancing atau ikutan memperkeruh suasana pada permasalahan yang tidak kita ketahui, percayakan semua proses penyelidikan dan penyidikan kepada kami," tandas dia. (*)