Padahal Sudah Diperbaiki, Jalanan Lampung Malah Rusak Lagi, Tiktoker Bima: KPK Kapan Sih Ngecek?
Tiktoker Bima Yudho menyebut mendapat laporan bahwa sejumlah jalanan di Lampung sudah diperbaiki, tapi kembali rusak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1542023_lampung_BIMA.jpg)
"Itu aliran dana dari pemerintah pusat itu ratusan miliar ya, bestie. Dan gue enggak tahu tuh sekarang sudah jadi tempat jin buang anak kali," papar Bima.
Ia menambahkan, satu di antara infrastruktur yang dikeluhkan warga Lampung adalah kondisi jalan yang rusak parah.
"Dan juga jalan-jalan di Lampung. Ya gue sering bahas jalan karena jalan itu kayak infrastruktur yang paling umum dan untuk mobilisasi ekonomi di Lampung. Tapi jalan-jalan di Lampung tuh kayak 1 KM bagus, 1 KM rusak, terus jalan ditempel-tempel doang," ucap Bima.
Bima lantas menyinggung pendidikan di Kota Lampung.
Ia menyebut banyak kecurangan dalam pendaftaran mahasiswa baru di sana.
Baca juga: Merasa Ditunggangi Partai untuk Kepentingan Politik, TikToker Bima Sindir Politisi: Ketemu Gue Foto
"Gue enggak bilang Lampung itu kekurangan orang pintar ya. Lampung itu banyak banget orang pintar. Menteri-menteri aja banyak dari Lampung, Erick Thohir, Sri Mulyani, ada Menteri Pertanian dari Lampung kalau enggak salah, gue lupa namanya," ungkapnya.
"Cuma proses penyaringan peserta didik yang ada di Lampung itu sendiri, banyak banget kecurangan ya. Bahkan yang berkontribusi itu orang-orang yang bekerja di sektor pendidikan kayak dosen nitipin anaknya, rektor nitipin keponakannya, ini apa sih?"
Bima menyebutkan, di Lampung kerap tersebar kunci jawaban Ujian Nasional sebelum ujian berlangsung.
Poin ketiga yang disorot Bima yakni soal tata kelola yang lemah di Lampung.
Ia pun mencontohkan banyaknya korupsi, birokrasi tak efisien, hukum tidak ditegakkan dan suap-menyua yang sudah mendarah daging.
Dan poin terakhir yang menjadi sorotan yaitu Kota Lampung disebutnya terlalu bergantung pada sektor pertanian.
"Tidak bisa dipungkiri, Lampung itu salah satu provinsi yang memproduksi banyak banget hasil pertanian kayak jagung, beras ketan, dan lain-lain. Dan kontribusinya bisa mencapai 40 persen lebih."
Ia menilai sektor pertanian terlalu rentan untuk dijadikan tumpuan perekonomian Lampung.
"Dan sektor ini tuh vulnerable (rentan) kayak fluktuatif gitu, enggak bisa stabil dan yang set harga kan yang di pusat juga gitu. Kadang-kadang anjlok, kadang-kadang naik," tukasnya.
(TribunWow.com)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Meski Sudah Diperbaiki, TikToker Bima Sebut Jalanan di Lampung Rusak Lagi: KPK Kapan Sih Ngecek?