Ada 1.350 Keluarga Napi Manfaatkan Jam Besuk di Lapas Gorontalo saat Momen Lebaran Idul Fitri 1444 H

Lapas Gorontalo membuka waktu besuk untuk para narapidana (napi) khusus momen lebaran idul fitri 1444 H.

|
Penulis: Risman Taharudin |
TribunGorontalo.com/RismanTaharuddin
Potret kunjungan keluarga napi di Lapas Gorontalo, Senin (24/4/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Selama libur Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Gorontalo membuka layanan besuk atau kunjungan bagi keluarga narapidana (napi). 

Menariknya durasi besukan keluarga, waktu kunjungan dan jumlah pembesuk itu berbeda dengan hari-hari biasanya. 

Sabaruddin Kepala Seksi (Kasi) Kegiatan Kerja Lapas II A Gorontalo mengatakan, selama pandemi covid-19 kunjungan lebaran idul fitri ditiadakan dan diadakan kembali di tahun 2023 . 

Program ini bagian dari pelayanan Lapas Gorontalo. Apalagi di momen lebaran.

“Tentu pihak keluarga ingin sekali bertemu dengan warga binaan yang dibina di lokasi ini, sehingga diberi fasilitas untuk mereka mengunjungi,” katanya. 

Kata Sabaruddin, syarat untuk melakukan besukan itu minimal memiliki kartu Tanda penduduk atau SIM.

Proses untuk masuk sebagai pembesuk di antaranya, pembesuk harus mendaftarkan diri dulu di layanan kunjungan, setelah itu akan diperiksa petugas lapas di pintu pertama. 

"Saat memasuki pintu pertama pembesuk akan diperiksa body (badan) pembesuk, mulai dari HP, dan barang lainnya, kecuali makanan itu dipersilahkan, tetapi itu pun diperiksa, setelah itu diberi cap di tangan dan dipakaikan kartu sebagai pembesuk," tuturnya.

Sabaruddin juga mengatakan selain bawaan makanan yang diperbolehkan masuk, pemberian uang pun dibatasi, minimal Rp 100 ribu,  dan tidak bisa melebihi nominal yang ditentukan. 

Dirinya juga mengungkapkan selama kurun waktu tiga hari besukan lapas kelas II A Gorontalo ramai dikunjungi pihak keluarga warga binaan. 

Hari pertama pengunjung mencapai 1.350 orang. Sementara napi yang dikunjungi mencapai 270 orang.

Pengunjung sebanyak 719 orang, dan yang dikunjungi 230 warga binaan, serta di hari ke tiga pengunjung mencapai 490 orang yang dikunjungi 183 orang. 

Katanya, setiap harinya laporan jumlah kunjungan pembesuk akan dilaporkan langsung ke Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo. 

Besukan dimulai sejak pagi 09.00 - 15.00 WITA. Setiap pembesuk di berikan masuk dengan jumlah lima orang.

"Untuk kunjungan lebaran idul fitri diberikan waktu hanya tiga hari saja, setelah itu akan kembali normal waktu besuknya," jelas dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved