Ferry Gorontalo
Pelabuhan Ferry Gorontalo Terapkan Pembelian Tiket Nontunai Demi Potong Antrean
Sistem ini memungkinkan pelabuhan Ferry Gorontalo akan terbebas dari antrean panjang di depan loket pembelian tiket.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2042023_Ferry-Gorontalo_nonTunai.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Petugas pelabuhan Ferry Gorontalo kini mulai menerapkan pembelian tiket nontunai atau cashless.
Sistem ini memungkinkan pelabuhan Ferry Gorontalo akan terbebas dari antrean panjang di depan loket pembelian tiket.
Saat ini, pembeli tiket di Ferry Gorontalo diarahkan melakukan top-up atau mengisi uang virtual.
Petugas menanyakan nama, usia dan nomor kendaraan jika membawa.
Setelah itu petugas akan memberikan kartu yang digunakan untuk membeli tiket di loket kedua.
Petugas di loket kedua kemudian mencocokkan data diri penumpang sebelum memberikan tiket.
Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan, Aswin Lamusu mengungkapkan sistem ini baru diberlakukan di tahun kemarin.
Kini pihaknya menargetkan tahun depan sudah sistem online.
Hal ini bertujuan mengurangi kepadatan massa di loket pembelian tiket.
"Jadi orang bisa beli tiket dari rumah masing-masing," kata Aswin kepada TribunGorontalo.com.
Ferry Gorontalo memiliki dua kapal dengan dua rute. Kapal KMP Moinit tujuan Gorontalo-Pagimana, Sulawesi Tengah.
Lalu KMP Tuna Tomini rute Gorontalo-Wakai-Ampana, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Hari ini, Kamis (20/4/2023) adalah jadwal KMP Moinit bersandar di Gorontalo.
Kapal ini akan berangkat menuju Pelabuhan Pagimana Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah malam ini.
Khusus mudik lebaran, KMP Moinit membatasi kapasitas sebanyak 525 penumpang.