Mahfud MD Siap Turun Tangan jika Orangtua TikToker Viral Bima yang Kritik Lampung Diintimidasi
Mahfud MD berjanji bakal turun tangan jika ada aparat hukum yang terlibat melakukan intimidasi pada TikToker Bima Yudho alias Awbimax Reborn.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1542023_lampung_BIMA.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan pernyataan terkait viral dugaan adanya intimidasi kepada TikToker Bima Yudho alias Awbimax Reborn seusai mengkritik Provinsi Lampung.
Dilansir TribunWow.com, Mahfud MD berjanji bakal turun tangan jika ada aparat hukum yang terlibat melakukan intimidasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, TikToker Bima sempat viral setelah menyebut sejumlah alasan Provinsi Lampung tak maju-maju.
Baca juga: Rahmat Gobel Kucurkan Seribu Paket Sembako ke Bone Bolango, Merlan: Terima Kasih
Menyusul kontennya yang viral, Bima dilaporkan oleh advokat Lampung, Gindha Ansori Wayka.
Tak hanya itu, keluarga Bima juga dipanggil oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi turut menelepon dan meminta Bima berhenti membuat konten yang menyudutkan daerahnya.
Dalam sebuah acara, Mahfud MD menanggapi dugaan keterlibatan Aparat Penegak Hukum (APH) mengintimidasi orangtua Bima.
Potongan video tanggapan Mahfud MD beredar di media sosial.
Satu di antaranya diunggah akun Twitter @Stakof, Minggu (16/4/2023).
Baca juga: Bupati Saipul Mbuinga Ikut Apel Operasi Ketupat Polres Pohuwato
"Bima ini punyak hak konstitusional untuk menyampaikan itu, apalagi demi perbaikan," papar Mahfud.
"Bupati mungkin tidak punya kewajiban hukum untuk ikut itu karena itu hanya kritik bukan laporan."
"Tapi dia punya kewajiban moral sebagai pemimpin. Dan tidak semua pemimpin seperti bupati Lampung," imbuh Mahfud.